Inflasi di Padang Panjang 0,95% -->

Adsense Atas-STIE AKBP-10 MEI 2022

Inflasi di Padang Panjang 0,95%

Selasa, 08 Februari 2022

 

Putra Dewangga


Padang Panjang, fajarsumbar.com - Tingkat inflasi di Kota Padang Panjang per Januari 2022 berada di angka 0,95%. Ini mengacu pada inflasi Kota Bukittinggi yang berada di angka yang sama.


“Inflasi di Sumatra Barat, adalah gabungan dari inflasi dua kota, yaitu Kota Padang pada angka 1,03% dan Kota Bukittinggi adalah 0,95%. Tingkat inflasi Kota Padang Panjang mengacu pada tingkat inflasi Kota Bukittinggi, yaitu 0,95%,” jelas Kepala Bagian Perekonomian dan Sumberdaya Alam (SDA) Setdako, Putra Dewangga, S.S, M.Si selaku Sekretaris TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) mengatakan, dari data yang dikeluarkan BPS dan, Senin (7/2). 


Sebagaimana data yang dilansir Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumbar, katanya, di Provinsi Sumbar sendiri tingkat inflasi mencapai 1,02%. 


Secara umum, pendorong inflasi di Sumbar terutama disebabkan kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) atau kenaikan harga pada komoditas seperti daging ayam ras dengan andil inflasi sebesar 0,24%, mobil (0,17%), biaya pulsa ponsel (0,14%), bahan bakar rumah tangga (0,12%), dan telur ayam ras (0,11%).


Sedangkan penghambat inflasi bulan Januari 2022 di Sumbar terutama  deflasi (penurunan harga) pada beberapa komoditas. Yaitu cabai merah dengan andil inflasi -0,18, angkutan udara (-0,11), ikan gembolo/ikan aso-aso (-0,01) dan ikan tongkol/ikan ambu-ambu (-0,01).


“Turunnya harga cabai merah selama Januari tahun 2022 berperan besar mempengaruhi melambatnya inflasi. Dengan penurunan harga sebesar 16,51% sepanjang tahun 2021 memiliki andil 0,18% dalam menghambat laju inflasi,” jelasnya.


Minyak goreng tidak lagi menjadi pendorong maupun penghambat inflasi pada Januari 2022. Hal ini disebabkan karena sepanjang Desember 2021 dan Januari 2022 harga minyak goreng relatif tidak mengalami kenaikan ataupun penurunan (stabil). Kenaikan harga minyak goreng terjadi pada Oktober dan November 2021 dan tercatat sebagai penyebab inflasi pada bulan-bulan tersebut.  (syam)