Wabup Pd.Pariaman, Tugas Bersama Cegah Stunting -->

Adsense Atas-STIE AKBP-10 MEI 2022

Wabup Pd.Pariaman, Tugas Bersama Cegah Stunting

Selasa, 29 Maret 2022
Sekdakab Padang Pariaman Rudy Repanaldi Rilis yang ikut menandatangani pada acara Rembuk Stunting di Rocky Hotel Padang, Selasa 29 Maret 2022 (foto.dok.ikp)


Padang - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang diprakarsai Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) gelar Rembuk Stunting yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Padang Pariaman Drs.Rahmang, MM bertempat di Rocky Hotel Padang, Selasa (29/03/22)


Wabup Rahmang, dalam arahannya menyampaikan tugas menurunkan angka stunting bukan hanya tupoksi jajaran kesehatan atau satu individu semata. Tetapi, diperlukan satu kesatuan yang terintegrasi mulai dari seluruh OPD, Camat, Wali Nagari, Pelaku Usaha, hingga elemen masyarakat lainnya.


“Program ini tidak akan terlaksana dengan baik tanpa kebersamaan, persatuan, dan gotong royong semua pihak. Juga, ini tugas kita bersama. Umtuk itu, semua pimpinan OPD mempunyai tanggungjawab yang sama bagaimana Padang Pariaman terbebas dari stunting,” tegas Rahmang.


Rahmang juga meminta seluruh perangkat daerah bersama stakeholder terkait untuk melakukan inovasi-inovasi dalam peningkatan kualitas pelayanan. Hal demikian, agar upaya pemenuhan gizi masyarakat, utamanya bagi mereka yang rentan seperti ibu hamil dan balita, bisa tetap terpenuhi. Apalagi, pada tingkat kecamatan, agar memfasilitasi  dan mengkoordinir nagari. 


"Pastikan kegiatan untuk penurunan dan pencegahan stunting di tingkat nagari teralokasi lewat Dana Desa melalui 5 paket layanan pokok. Yakni Layanan Kesehatan Ibu dan Anak, konseling Gisi Terpadu, Perlindungan Sosial, Sanitasi dan air bersih serta layanan anak usia dini," tegasnya.


Kabag Kesra Azwarman yang mengkoordinir kegiatan melaporkan, Rembuk Stunting bertujuan untuk menumbuhkan sinergitas dan kolaborasi pihak terkait dalam upaya penanganan agar bebas stunting di tahun 2023.


Disamping itu, juga untuk menyepakati nagari yang diprioritaskan menjadi Lokasi Fokus (Lokus) stunting. Bahkan ada dukungan program perangkat daerah sampai ke nagari dalam percepatan penanganan stunting di Padang Pariaman.


"Komitmen bersama, terkait rencana kegiatan intervensi gizi terintegrasi dalam upaya penurunan stunting yang telah disepakati oleh lintas sektor. Juga untuk dapat di muat dalam RKPD atau Renja masing-masing perangkat daerah tahun berikutnya," harap Azwarman.


Rembuk Stunting ini merupakan rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Yakni Pertemuan Finalisasi Konvergensi Aksi Stunting dan Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Stunting. 


Acara rembuk dilaksanakan selama satu hari, diikuti anggota DPRD Munafestoni, Sekda Repanaldi Rilis, Asisten 1 Rudi Rahmad, Kepala OPD, Ketua TP PKK Kabupaten, Instansi Vertikal, Organisasi Kemasyarakatan, Camat dan Wali Nagari se Kabupaten Padang Pariaman dan pelaku media.(r-09)