Bupati Buka DEA BBPSDMP Kominfo Medan, UMKM di Tanah Datar Cukup Banyak -->

Adsense Atas-STIE AKBP

Bupati Buka DEA BBPSDMP Kominfo Medan, UMKM di Tanah Datar Cukup Banyak

Selasa, 19 April 2022

Bupati Eka Putra saat membuka DEA BBPSDMP Kominfo Medan, di Emersia Hotel Batusangkar, Selasa (19/4) 


Tanah Datar, fajarsumbar.com - Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE. MM membuka secara resmi kegiatan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan, di Ballroom Emersia Hotel dan Resort Batusangkar, Selasa (19/4/22). 


Bupati katakan, sesuai data dari Dinas Koperindag Tanah Datar, sampai Desember 2021 lalu tercatat ada 75.115 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tersebar di berbagai wilayah terbagi dalam 7 bidang usaha. 


"UMKM di Tanah Datar ternyata cukup banyak, dengan berbagai jenis usaha seperti kuliner, fashion, agribisnis, teknologi, otomotif, perawatan tubuh, dan bidang kerajinan cindera mata," kata Bupati dihadapan Kadis Kominfo Yusrizal, Kadis Koperindag Hendra Setiawan dan ratusan peserta DEA. 


Melihat potensi itu, kata Bupati, UMKM tertuang dalam misi kedua RPJMD Tanah Datar 2021-2026 yaitu "Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Kabupaten Tanah Datar dan Perluasan Lapangan Kerja Berbasis Pertanian, Industri dan UMKM," ucapnya. 


"Mencapai itu, Pemerintah Daerah sejauh ini telah berusaha memfasilitasi untuk mendorong pengembangan dan pemberdayaan UMKM, melalui berbagai fasilitas seperti perizinan, kemasan produk, merk halal, HAKI, sosialisasi, bimbingan teknis atau pendidikan pelatihan bagi pelaku UMKM seperti hari ini," sampai Eka. 


Bahkan, ungkap Eka, untuk memfasilitasi kebutuhan keuangan bagi UMKM, maka diluncurkanlah program Makan Rendang di Tanah Datar yakni Pemberantasan Rentenir Agar Hilang di Tanah Datar. "Program Makan Rendang ini adalah program pembiayaan bagi pelaku UMKM dengan memberikan subsidi margin pinjaman, atau suku bunga 3% pertahun dan telah dianggarkan Rp.1 Milyar," sampainya. 


Terkait pelaksanaan DEA, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih, karena menjadikan Tanah Datar untuk melaksanakan kegiatan ini. "Terima kasih kepada BBPSDMP Kominfo Medan, semoga kegiatan berjalan baik dan memberikan dampak kepada pelaku UMKM di Tanah Datar," ujarnya. 


Dikatakan Eka lagi, kegiatan ini sebagai bentuk fokus pemerintah dalam mewujudkan akselerasi transformasi digital, dimana akhirnya akan terwujud SDM Digital yang menjadi pelaku utama dalam transformasi digital. 


"Tanah Datar tahun ini mendapatkan 5.000 seat DEA, sampai kemarin yang sudah terlaksana baru dikisaran 500. Tentunya ini menjadi potensi dan peluang bagi pelaku UMKM agar dimanfaatkan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan," katanya. 


Terakhir, Eka tidak ingin pelatihan semacam ini hanya kegiatan seremonial saja. "Melalui dinas terkait, baik Kominfo ataupun Koperindag, Saya ingin para pelaku pelatihan ini dibimbing sehingga berhasil. Tentu Saya juga harapkan laporan dari dinas terhadap perkembangannya, apakah memang memberi manfaat atau tidak," tukasnya.


Sementara itu, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan diwakili Sub Koordinator Umum Parluhutan Siregar mengatakan DEA yang dilaksanakan bertemakan Dasar-dasar Kewirausahaan Digital. "Tema ini untuk meningkatkan kompetensi dasar-dasar kewirausahaan digital, terutama dalam masa Pandemi Covid-19 saat ini, dimana UMKM dituntut untuk terus berjalan dan bertahan," katanya. 


Pelatihan gelombang ini, tambah Parluhutan, diikuti 100 peserta selama dua hari ke depan dimana peserta diwajibkan tes antigen. "Para peserta disediakan akomodasi konsumsi dan transportasi. Narasumber dan instruktur dari praktisi pelaku usaha dan akademisi yang ahli di bidangnya," pungkasnya. (F12)