Pd.Pariaman, Punya Ahli Cagar Budaya Bersertifikat BNSP -->

Adsense Atas-STIE AKBP-10 MEI 2022

Pd.Pariaman, Punya Ahli Cagar Budaya Bersertifikat BNSP

Kamis, 07 April 2022
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Pariaman Anwar bersama Suhatman ketika memperagakan permainan "Sepatu Galuak" pada suatu Sekolah belum lama ini. (foto.dok.sht)


Parik Malintang - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah memiliki 2 (dua) Ahli Cagar Budaya (ACB) yang tersertifikasi. Keduanya itu, merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).


Keduanya Suhatman dan Ade Novalia memperoleh Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Kebudayaan pada jabatan Ahli Pratama dari Kemendikbudristek RI dengan No. 91023 2313 0001137 2022 pada tanggal 27 Januari 2022.


Hal demikian, telah sesuai dengan amanat UU No.11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya, Sertifikat Kompetensi Ahli Cagar Budaya diberikan kepada tenaga Ahli Cagar Budaya. Dalam ketentuan umum menyebutkan, Ahli Cagar Budaya merupakan orang yang karena kompetensi keahlian khususnya dan/atau memiliki sertifikat di bidang perlindungan, pengembangan, atau pemanfaatan Cagar Budaya. 


Ahli Cagar Budaya Padang Pariaman itu, Suhatman yang kini Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Kebudayaan dan Ade Novalia Pejabat Fungsional di Disdikbud. Keduanya, telah mengikuti Tes Uji Kompetensi (TUK) yang dilaksanakan Badan Penyelenggara, 9 s.d 12 Juni 2022 lalu, hingga asesmen akhir.


Sehingga Bupati Suhatri Bur sangat menyambut baik dan langsung menindaklanjuti dengan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Tentang Pembentukan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) dengan Nomor: 69/KEP/BPP/2022, 9 Februari 2022. 


Kemudian, Bupati Suhatri Bur menyerahkan SK Tim ACB kepada Suhatman selaku Ketua dengan anggota Ade Novalia Fungsional Bidang Kebudayaan, Rahmat Gino Sea Games Kabid di Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto, Fauzan Amril Pamong Budaya Balai Pelestarian Nilai Budaya, dan dari akademisi Al Busyra Fuadi Dosen Universitas Bung Hatta.


Bupati Suhatri Bur menyebutkan, Padang Pariaman memiliki banyak Objek yang Diduga Cagar Budaya (ODCB), baik berupa benda, bangunan, struktur, situs maupun kawasan. Dengan telah adanya Tim ACB , maka kita optimis seluruh ODCB yang ada di Padang Pariaman, akan bisa ditetapkan menjadi Cagar Budaya.


"Tim ACB yang sudah di SK kan agar melaksanakan tugas untuk memberikan rekomendasi penetapan, pemeringkatan, dan penghapusan cagar budaya sebelum ditetapkan Kepala Daerah maupun Presiden," minta Suhatri Bur ketika penyerahan SK Tim ACB kepada Ketua Tim Suhatman, di ruang kerjanya baru-baru ini. 


Ia mengatakan, telah adanya Tim ACB akan dapat menjaga dan melestarikan seluruh Cagar Budaya yang ada di Daerah ini, juga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pelestarian cagar budaya.


"Sehingga Padang Pariaman menjadi daerah yang berkarakter kuat dengan kebudayaan. Sehingga Cagar Budaya tetap terjaga dalam upaya mewujudkan Visi Padang Pariaman yang berbudaya" tegasnya. 


Ia mengucapkan selamat menjalankan tugas bersama. Semoga Tim ACB bisa untuk mewujudkan Padang Pariaman Berjaya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs.H.Anwar, M.Si yang dihubungi fajarsumbar.com, Kamis (07/04/22) membenarkan Dinas Dikbud telah melahirkan 2 (dua) orang Ahli Cagar Budaya. Ia mengharapkan Tim yang telah mengantongi SK tersebut, supaya dapat menjalankan tugasnya dengan baik.


"Kita percaya, Suhatman dan Tim yang telah mempunyai SK, tentu telah dapat memulai bekerja. Untuk itu, segera lakukan inventaris dan lakukan edukasi kepada masyarakat. Walaupun dia beralih jabatan, kita sewaktu-waktu tetap membutuhkan bersama Tim nya tentang Cagar Budaya. Sehingga dapat menghasilkan yang terbaik pada sisi kebudayaan" ucap Anwar.


Ahli Cagar Budaya Suhatman yang dihubungi secara terpisah, Kamis (07/04/22), mengakui telah memegang SK Tim ACB. Kini, kita lagi mengiventarisir sebanyak 31 titik lokasi untuk dijadikan Cagar Budaya.


Ia mengatakan, pada tahun 2022 ini, akan kita kaji secara mendalam keberadaan 31 buah sebagai calon Cagar Budaya. Bila telah dikumpulkan informasi dari berbagai pihak, dengan dukungan fakta tertulis maupun benda, maka kita bahas secara bersama dalam Tim. 


"Walaupun kita telah alih tugas dari Dinas Dikbud, namun sebagai Profesi Keahlian tetap dilaksanakan. Yang jelas, akan kita tuntaskan ketiga puluh satu calon Cagar Budaya tersebut" sebut Ketua Tim ACB Suhatman, yang kini menjabat Sekretaris Dinsos P3A Padang Pariaman itu.(saco).