Ketua DMI Mardison Mahyuddin, Pengurus Masjid Harus Mampu Menggerakkan Kemakmuran Masjid -->

Adsense Atas-STIE AKBP-10 MEI 2022

Ketua DMI Mardison Mahyuddin, Pengurus Masjid Harus Mampu Menggerakkan Kemakmuran Masjid

Senin, 23 Mei 2022
Ketua DMI Kota Pariaman/Wakil Walikota Drs.Mardison Mahyuddin,MM ketika ditemui media ini di ruang kerjanya Balaikota, Senin 23 Mei 2022 (foto.saco)


Kota Pariaman
- Kemakmuran dan kesejahteraan suatu Masjid akan ditentukan dari ramainya jama'ah berdatangan untuk melaksanakan ibadah maupun kegiatan keumatan lainnya. Terutama ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang memahami sebagai Mu'tamir Masjid.


Hal demikian dikatakan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pariaman Drs.Mardison Mahyuddin, MM yang juga Wakil Walikota ketika menjawab pertanyaan Wartawan di ruangan kerjanya, Balaikota Pariaman, Senin (23/05/22), sehubungan DMI Kota Pariaman telah melaksanakan Rapat Kerja (Raker) Pengurus bersama Pengurus Masjid se-Kota Pariaman belum lama ini.


Ia menyebutkan, ada beberapa item yang menjadi agenda kerja dari DMI Kota Pariaman itu untuk melakukan pembenahan. Terutama pembenahan manajemen Masjid. Yakni Pengurus Masjid yang dipilih jama'ah setempat, maka penerbitan surat keputusan (SK) dari Pengurus DMI Kota Pariaman. Karena, selama ini penerbitan SKnya beragam, ada yang dari Kepala KUA, ada yang dari Kepala Desa dan Lurah.


"Makanya, kita benahi untuk pemberdayaan Pengurus Masjid ini demi keseragaman, keseiramaan dalam mengelola rumah ibadah sebagai sarana pembinaan keumatan. Tentu, dengan memakmurkan Masjid, juga akan dapat pula memakmurkan masyarakat setempat melalui mengembalikan dana sadaqah, infak, zakat dan pengumpulan sumbangan anak yatim. Kita, bukan pula mengabaikan kepada pembangunan fisik" ucap Mardison Mahyuddin.


Disinilah peran Pengurus Masjid, sebut dia, melakukan pembenahan tata kelola Masjid melalui manajemen yang terstruktur dan terukur dengan tertib administrasinya. Jadi Mu'tamir Masjid sangat berperan untuk mensukseskan Kota Pariaman sebagai Kota Religius, disamping Kota Jasa, Wisata dan Pendidikan.


"Terutama sekali melalui pendidikan keagamaan di Masjid kepada anak muda seperti MDTA, MDTW dan lainnya yang telah digerakan Pemerintah Kota, maka pihak DMI sangat mendukung sekali. Sehingga para remaja kita akan terbebas dari buta baca tulis Al-Quran kedepannya" tegas Mardison Mahyuddin yang juga Ketua Masjid Kampung Baru Pariaman.


Kita sebagai Ketua DMI Kota Pariaman, ungkapnya, selalu melakukan memonitoring sejumlah Masjid. Terutama kondisi tempat wudhuk dan Toiletnya, sebab keduanya sarana ini akan ikut mempengaruhi kenyamanan jama'ah untuk beribadah. Juga kebersihan karpet sangat menentukan pula. 


Menurut dia, kenyamanan dan keamanan warga masyarakat yang melaksanakan ibadah di Masjid, akan merasa betah dan senang dalam Masjid tersebut. Tak kalah pentingnya, juga ketersediaan Imam, Khatib dan Mu'azin yang cerdas dan bernas dengan menguasai bidangnya masing-masing.


"Sehingga para jama'ah akan terobati serta mendapat ilmu sekembali dari Masjid dalam menjalankan ibadahnya" ujar Mardison Mahyuddin yang juga Ketua DPD Partai Golkar itu mengakhiri.(saco).