Perdana di Payakumbuh, Kelurahan OTS Punya BP4 Kelurahan -->

Adsense Atas-STIE AKBP-10 MEI 2022

Perdana di Payakumbuh, Kelurahan OTS Punya BP4 Kelurahan

Jumat, 27 Mei 2022
.


Payakumbuh, fajarsumbar.com - Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi diwakili Asisten II Elzadaswarman didampingi Kepala Kankemenag, Ramza Husmen dan Lurah Ompang Tanah Sirah (OTS), Majri lantik H. Zainal Arifin sebagai Ketua BP4 (Badan Penasehatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan) kelurahan ditambah sejumlah tokoh agama kelurahan setempat. 


Pelantikan yang dilangsungkan di Mesjid Anam Kabaruah Al Mutawahidah, RW III Talawi Kelurahan Ompang Tanah Sirah, Jumat (27/05/2022) siang, turut dihadiri Anggota DPRD dari Fraksi PPP, Al Hudri Dt Rangkayo Mulia, Ketua BP4 Payakumbuh Utara yang hadir bersama Amriul Dt. Karayiang selaku tokoh adat kenagarian Koto Nan Gadang, kecamatan Payakumbuh Utara - Kota Payakumbuh. 


Kesempatan itu Zainal Arifin memgakui bahwa keberadaan BP4 kelurahan sangat penting dalam mewujudkan sebuah keluarga sakinah mawaddah wa rahmah. Terutama di era digital yang serba canggih. Perselingkuhan halus bisa saja terjadi, dan berakibat terjadinya KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) dan perpecahan rumah tangga. Yang akhirnya berujung perceraian, baik secara resmi di Pengadilan Agama, maupun pergi meninggalkan rumah tangga, begitu saja. Bahkan, tak segan menyambung rumah tangga dengan pernikahan di luar aturan negara.


"Semoga dengan terwujudnya BP4 kelurahan OTS ini, kami bisa tampil memberikan pelayanan konsultasi pernikahan. Khususnya di kelurahan OTS. Kita siap berkoordinasi dengan Pemko Payakumbuh dan Kementerian Agama melalui KUA Payakumbuh Utara dan Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) yang ditugaskan di kecamatan,"singkat Zainal Abidin, pensiunan Ketua Pengadilan Agama, ini. 


Sementara Kepala Kankemenag Kota Payakumbuh, Ramza Husmen mengapresiasi kemauan besar masyarakat kelurahan OTS, untuk mewujudkan BP4 di kelurahan. 


"Sebuah inovasi yang mulia. Dulu BP4 berada dibawah naungan Departemen Agama. Kini berdiri sendiri, namun tetap mendukung program keluarga sakinah bersama Pemko Payakumbuh dan kementerian agama. Ini sebuah inovasi Kasi Bimas Islam yang sedang menjalani diklat Pim IV bekerja sama dengan Lurah OTS serta mendukung program PAIF Teladan tingkat Sumbar, nantinya,"sebut Ramza Husmen sembari menerangkan materi pelayanan keluarga sakinah dengan infokus. 


Dikatakan Ramza, setiap pejabat dituntut wajib melahirkan inovasi layanan publik. Hal ini sudah diwujudkan kementerian agama Kota Payakumbuh bekerja sama dengan Dinas terkait di jajaran Pemko Payakumbuh. 


Adapun fungsi BP4 secara khusus adalah menangkal perceraian, dan melestarikan pernikahan. Sesuai aturan, nikah sah itu sesuai dengan syar'i dan syarak (adat) setempat. Saat memberikan solusi permasalahan keluarga, BP4 memiliki kode etik, salah satunya adalah menjaga kerahasiaan keluarga klien. Tampil memberikan solusi mediasi, agar pasangan tidak cepat putusan cerai di PA. Karena cerai pasti berdampak panjang. Terima kasih dan selamat bekerja secara ikhlas. Semoga kedepan kesejahteraan pegawai BP4 diperhitungkan negara,"pungkas Ramza Husmen. 


Apresiasi dan harapan senada terhadap BP4 kelurahan juga disambung Asisten II Setdako Payakumbuh, Elzadaswaan.


"BP4 kelurahan OTS adalah BP4 pertama yang ada di kelurahan. Ini sebuah prestasi inovasi dari koordinasi bersama antara pemerintah dan tokoh masyarakat dalam rangka mewujudkan keluarga sakinah penuh berkah dunia akhirat. Selamat,"Elzadaswarman mengapresiasinya. 


"Perceraian akan mengoyak psikis, termasuk pada anak dan orang tua. Walau terkadang, cerai adalah pilihan. Dikarenakan oknum pasangan tidak lagi berpegang pada agama dan nilai-nilai positif. Dengan terbentuknya BP4 kelurahan OTS diharapkan angka perceraian menurun, khususnya disini. Angka KDRT pun menurun, tingkatkan koordinasi dengan OPD terkait, Kankemenag dan jajaran, pihak kepolisian dan tokoh masyarakat terkait,"jelas Elzadaswarman lagi.


Terakhir, Asisten II berpesan kepada jemaah yang berhadir kiranya beritikat dan berniat untuk mewujudkan kesejahteraan rumah tangga.


"Saat ini kemajuan teknologi dunia tak bisa terelakkan. Kalau kita tidak bijaksana, kita akan dilanda nilai negatifnya. Media sosial harus dimanfaatkan secara baik untuk menjadi income keluarga. Bukan untuk memperlancar chat online perselingkuhan. Itu sebuah kemesraan semu. Kami bersyukur  pengukuhan BP4 kelurahan turut didukung kelompok majlis taklim, kelompok yasin dan PKK. Kami juga apresiasi program Jumat Berkah jemaah mesjid Al Mutawahidah, semoga berkah Allah selalu tercurah di OTS. Aamiin. Selamat memberi konstribusi untuk umat kepada BP4 Kelurahan OTS "pungkas Elzadaswarman.(Ul)