Bupati Agam Minta setiap Pekerja Di Nagari Bergabung Dengan BPJS Ketenagakerjaan -->

Adsense Atas-STIE AKBP-10 MEI 2022

Bupati Agam Minta setiap Pekerja Di Nagari Bergabung Dengan BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 02 Juni 2022

 


Lubuk Basung, fajarsumbar .com
- Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman minta pada wali nagari di daerah itu, agar pekerja di nagari dapat bergabung dengan BPJS Ketenagakerjaan, agar mereka mendapat perlindungan dalam bekerja.


Hal tersebut disampaikan langsung oleh bupati ketika membuka sosialisasi dan implementasi intruksi Bupati Agam nomor 1 tahun 2022, di Balai Sidang Bung Hatta Bukittinggi, Kamis (2/6).


Sosialisasi yang digelar BPJS Ketenagakerjaan cabang Agam ini, tentang peningkatan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi wali nagari di daerah itu.


“Tidak hanya perangkat nagari, tapi bagaimana seluruh pekerja bisa terdaftar, karena ini bentuk jaminan sosial bagi mereka ketika alami kecelakaan,” ujarnya.



Jika jadi peserta katanya, BPJS Ketenagakerjaan akan berikan perlindungan dan jaminan mulai dari kecelakaan hingga tunjangan kematian.


“Maka perlu kiranya pekerja kita terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan ini, supaya mereka nyaman dalam bekerja,” sebutnya.


Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Agam, Sunardi menyebutkan, sosialisasi ini kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan cabang Agam dengan DPMN dan Dinas Sosial.


“Seluruh wali nagari beserta perangkat di Agam sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.


Namun katanya, untuk nagari persiapan baru lima dan 31 Bamus yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.


Dengan begitu, ia berharap setelah sosialisasi ini bagaimana pekerja di nagari baik formal maupun informal bisa bergabung, agar mereka terlindungi dalam menjalani pekerjaan.


“Bagi sudah terdaftar sebagai anggota, mereka akan dilindungi ketika alami kecelakaan, termasuk yang meninggal juga akan diberikan tunjangan kematian,” sebutnya.


Pada kesempatan itu, pihaknya berikan santunan pada tiga ahli waris anggota KAN yang menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan, serta pemberian kartu bagi anggota baru.


“Santunan masing-masingnya diberikan Rp42 juta. Ini akan jadi penyambung ekonomi bagi keluarga yang ditinggalkan,” katanya (Yanto)