Peringati Harkopnas, Sejumlah Koperasi Berprestasi Raih Penghargaan -->

Adsense Atas-STIE AKBP-10 MEI 2022

Peringati Harkopnas, Sejumlah Koperasi Berprestasi Raih Penghargaan

Selasa, 16 Agustus 2022
.


Limapuluh Kota, fajarsumbar.com -- Koperasi dan usaha kecil menengah tetap menjadi andalan dalam penguatan ekonomi nasional. Strateginya adalah menggenjot koperasi sebagai soko guru ekonomi nasional untuk lebih berperan di sektor rill. Karena sektor ini memiliki potensi pertumbuhan tinggi serta nilai tambah yang besar. 


Demikian rangkuman dari pidato Menteri Koperasi dan UKM sebagaimana dibacakan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo pada puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-75 Tingkat Kabupaten Limapuluh Kota di Lapangan Upacara Kantor Bupati Limapuluh Kota di Sarilamak, Senin (15/08/2022). 


Hari Koperasi Nasional ke-75 Tahun 2022 diperingati meriah di Kabupaten Limapuluh Kota. Koperasi yang dinilai berkinerja baik dan berprestasi penghargaaan dan hadiah.  Tercatat koperasi  yang berprestasi di tahun 2022 tingkat  diantaranya KPN Guru dan Pegawai Kandepdikbudcam Guguak di Koperasi Simpan Pinjam, KSU Berkat Pilubang pada kategori Koperasi Konsumen. KUD Tangai Raya di Kategori Koperasi Pemasaran, KSPPS Bhakti Husada Dinas Kesehatan pada kategori Koperasi Syariah dan Koperasi LKMA Lokuang Kuranji pada kategori Jasa Keuangan Mikro. 


Tampak hadir pada gelaran Harkopnas ke-75 di Limapuluh KotaDinas Koperasi dan UKM Sumbar Nazwir, Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Sumbar Hendra Irwan Rahim, Ketua Dekopin Limapuluh Kota Harmen, Sekretaris Daerah Widya Putra, Ketua TP PKK Nevi Safaruddin beserta para asisten dan Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota. 


Pada kesempatan itu, Bupati Safaruddin menyerahkan penghargaaan dan hadiah kepada Koperasi Berprestasi Tahun 2022. Adapun koperasi yang diganjar penghargaan dan hadiah diantaranya KPN Guru dan Pegawai Kandepdikbudcam Guguak di Koperasi Simpan Pinjam, KSU Berkat Pilubang pada kategori Koperasi Konsumen. KUD Tangai Raya di Kategori Koperasi Pemasaran, KSPPS Bhakti Husada Dinas Kesehatan pada kategori Koperasi Syariah dan Koperasi LKMA Lokuang Kurandi pada kategori Jasa Keuangan Mikro. Selain itu, juga dilaksanakan Gerak Jalan sejauh 5 Km dengan rute Kantor Bupati-Jks Mart-Kompi C dan berakhir di Kantor Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Limapuluh Kota, Sarilamak.


Lebih jauh, mengutip pidato Menkop & UKM, Bupati Safaruddin menyampaikan perekonomian nasional secara bertahap mengalami pertumbuhan positif, yang pada tahun 2021 mencapai 3,69 persen, atau lebih baik dibandingkan tahun 2020 yang mengalami kontraksi di angka 2,07 persen. Kemudian berlanjut pada kuartal I tahun 2022 yakni sebesar 5,01 persen (y-on-y) , dimana capaian ini bahkan lebih tinggi dari negara anggota G20 lainnya, termasuk Jerman dan Tiongkok.


“Dengan mengusung tema "Recover Together Recover Stronger", Indonesia mengajak seluruh negara sahabat, khususnya yang tergabung dalam G20, untuk pulih dan bangkit bersama dalam menghadapi berbagai tantangan baik pandemi, ekonomi, maupun krisis pangan yang saat ini menjadi ancaman global,” ujar Bupati Safaruddin mengutip Menkop & UKM. Juga disampaikan bahwa Kementerian Koperasi dan UKM mendukung penuh agenda penguatan ekonomi, khususnya oleh koperasi dan UKM. Fokus pemberdayaan koperasi saat ini menyasar sektor riil, sebagai sektor yang memiliki koefisien tumbuh tinggi dan potensi nilai tambah yang besar. 


Bupati Safaruddin juga menyampaikan beberapa pilot projects yang sedang dijalankan sebagai manifestasi program pengembangan koperasi pangan modern, yaitu pertama, pengembangan budi daya dan hilirisasi kacang koro, sebagai substitusi kacang kedelai yang sebagian besar masih diimpor. Kedua, hilirisasi sawit rakyat berbasis koperasi untuk melakukan pengolahan minyak makan merah sebagai alternatif minyak goreng.


Terakhir, pendampingan bagi koperasi perikanan untuk memperbaiki tata kelola manajemen usaha dan peningkatan kapasitas produksi, perluasan akses pasar, dan peningkatan nilai tambah produk olahan perikanan. Pendampingan bagi koperasi pengelola Rumah Produksi Bersama (RPB) pada beberapa komoditas seperti minyak nilam, jahe, kayu/rotan, kelapa, dan daging sapi. Melalui RPB diharapkan terjadi standarisasi produk, sehingga UMKM yang tergabung memiliki produk dengan kualitas sama dan terbaik.(ul)