Jalan Sambil Mabuk, Petugas Kebersihan Pemkab Dairi Ditemukan Tewas di Parit -->

Jalan Sambil Mabuk, Petugas Kebersihan Pemkab Dairi Ditemukan Tewas di Parit

Rabu, 07 September 2022

Sahat ditemukan tewas di selokan wilayah Dairi, Sumut.


DAIRI - Sahat Girsang (58), salah seorang petugas kebersihan yang bekerja di Dinas Lingkungan Hidup, Pemerintah Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, ditemukan tewas. Saat ditemukan, Sahat tewas dalam kondisi telungkup di dalam parit.


Jenazahnya ditemukan di parit daerah Jalan Taruna, Kelurahan Kuta Gambir, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, pada Selasa (6/9/2022), sebagaimana dikutip iNews.id.


Penemuan mayat Sahat sempat menghebohkan warga sekitar, karena dia sempat diduga sebagai korban pembunuhan yang dibuang di parit tersebut.


Informasi yang dihimpun, mayat Sahat pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah melintas di Jalan Taruna. Penemuan mayat itu kemudian dilaporkan ke aparat desa setempat dan dilanjutkan ke Polisi.


Polisi yang mendapatkan laporan penemuan mayat langsung turun ke lokasi dan melakukan identifikasi. Setelah proses identifikasi, mayat Sahat kemudian dievakuasi ke RSUD Sidikalang untuk menjalani visum.


Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Dairi, AKP Rismanto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat itu.


"Iya benar, tadi sudah kita evakuasi ke rumah sakit. Tadi mayat korban berhasil dikenali oleh kerabatnya. Korban merupakan warga setempat bernama Sahat Girsang. Kita tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," kata Rismanto, Selasa (6/9/2022).


Rismanto mengatakan korban diduga tewas setelah terjatuh usai berjalan dalam kondisi mabuk.


Berdasarkan keterangan saksi mata yang mereka kumpulkan, Sahat sempat terlihat berjalan sempoyongan dengan kondisi mabuk malam sebelum korban ditemukan tewas.


"Korban berjalan dalam keadaan mabuk tuak menuju rumahnya. Kemudian mungkin jatuh hingga akhirnya meninggal dunia," kata dia.


Saat ini kata Rismanto, mayat korban sudah diserahkan kepada kerabatnya untuk disemayamkan dan dikuburkan.


"Korban ini tenaga harian lepas di Dinas Lingkungan Pemkab Dairi. Dia tinggal sendiri di rumahnya. Punya anak lima namun semua merantau. Tapi tadi ada kerabat dekat korban yang mengurus persemayamannya," tandas Rismanto. (*)