Bupati Eka Putra Jadi Pembina Upacara di SMAN 1 Pariangan, Ini Pesannya -->

Bupati Eka Putra Jadi Pembina Upacara di SMAN 1 Pariangan, Ini Pesannya

Senin, 03 Oktober 2022

Bupati Eka Putra saat menjadi Pembina upacara di SMAN 1 Pariangan, Senin (3/10) 

 

Tanah Datar, fajarsumbar.com - Bupati Tanah Datar Eka Putra SE. MM menjadi pembina upacara di SMAN 1 Pariangan, Nagari Simabur, Kecamatan Pariangan Senin (3/10/22) pagi.


Didalam amanatnya, Bupati Eka Putra mengingatkan, para pelajar untuk selalu menjadi pribadi yang bisa mengendalikan diri, dan jangan sampai salah pergaulan.


"Anak-anak sekalian yang bapak banggakan, bagaimana ananda kedepannya harus bisa mengendalikan diri, jangan sampai salah pergaulan. Karena ada pepatahnya karena nila setitik rusak susu sebelanga. Kuatkan pondasi kalian semua dengan ilmu agama," pesan Bupati. 


Bupati melanjutkan, para siswa harus rajin membaca diluar program yang diberikan sekolah. Karena banyak kisah-kisah orang sukses diluar sana, yang perjuangannya bisa menjadi motivasi.


Bupati juga menceritakan pengalamannya, disaat masa-masa sekolah dahulunya dia juga pernah bermalas-malasan, hilang arah, dan tidak ada motivasi untuk belajar. Namun ia kembali semangat dan termotivasi, setelah membaca sebuah buku yang menceritakan kisah sukses seorang anak petani.


"Setelah bapak membaca suatu buku, kisah seorang anak petani yang sukses, akhirnya bapak bangkit lagi. Itu ketika di SMA disaat hati dan diri kita sedang muter muter mencari jati diri," ungkap Eka Putra. 


Untuk itu lanjut Bupati, jangan ijinkan pengaruh buruk masuk kediri kalian, saatnya kalian menentukan masa depan, saatnya bagaimana membawa nama keluarga menjadi baik kedepannya. "Disini sekarang saatnya belajar sungguh-sungguh, jangan sampai berpikir untuk apa sekolah itu," tukasnya.


Bupati juga berpesan, kepada siswa-siswi agar mengedepankan tata krama dan sopan santun yang sudah diajarkan, lebih lebih kepada orang tua, guru dan dalam pergaulan sehari-hari. 


Lebih dari itu, Bupati juga berharap, kepada para pelajar untuk menjadi generasi unggul yang taat kepada Allah SWT, hingga siap menghadapi Indonesia Emas pada tahun 2045, dimana Indonesia merayakan ulang tahun yang ke 100 tahun.


Harapan saya, juga harapan para guru, orang tua dan masyarakat, bahwa ditangan kalian nanti Tanah Datar bisa menjadi Kabupaten Tahfidz, melalui program Satu Rumah Satu Hafiz. "Dan pada tahun 2045 nanti mulai dari Wali Nagari, Camat, Kapolres, hingga Bupati adalah seorang penghafal Al-Quran. InsyaAllah anak anak yang penghafal Al-Quran akan dilindungi Allah SWT," harap Bupati.


Diakhir sambutan Bupati sampaikan, tantangan kedepan semakin berat, jalan ananda sekalian masih panjang, masih banyak jenjang pendidikan yang harus dilalui. "Karena itu bekalilah diri kalian dan jangan lupa sayangi orang tua serta hormati guru kalian," pungkasnya. (F12)