Gas Bocor saat Masak untuk Hajatan, 9 Warga Bandung Tersambar Api  -->

Gas Bocor saat Masak untuk Hajatan, 9 Warga Bandung Tersambar Api 

Selasa, 25 Oktober 2022
Warga yang mengalami luka bakar akibat tersambar api dari kebocoran gas di Kecamatan Lembang, KBB, sedang menjalani perawatan di rumah sakit.



BANDUNG BARAT - Sembilan warga Kampung Barulaksana RT 02/14 Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengalami luka bakar. Mereka terkena semburan api dari kebocoran gas 3 kilogram.


Akibatnya mereka harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan atas luka yang deritanya. Namun dua di antaranya perlu penanganan medis lebih lanjut dengan dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung karena luka bakarnya cukup parah, sebagaimana dikutip iNews.id.


"Dari sembilan warga, tujuh dibawa ke RSUD Lembang karena mengalami luka bakar, sedangkan yang dua lukanya cukup parah jadi dirujuk ke RSHS," ungkap Kapolsek Lembang AKP Hadi Mulyana, Selasa (25/10/2022).


Menurutnya, kuatnya semburan api tidak hanya menyebabkan warga terkena luka bakar. Namun api juga menyambar dan merusak barang-barang yang ada di ruanga. Seperti barang elektronik dan perabotan rumah tangga lainnya yang mudah pecah dan terbakar.


"TV dan lemari ikut terkena api, lalu kaca jendela pecah, perabotan rumah lainnya juga, dengan taksiran kerugian sekitar Rp5 juta," kata dia.


Hadi menyebutkan, insiden tersebut terjadi pada Senin (24/10/2022), ketika mereka sedang memasak untuk sajian hidangan pesta pernikahan. Namun saat memasak di rumah yang punya acara, ada salah seorang warga yang mengganti tabung gas. 


Rupanya gas 3 kg tersebut mengalami kebocoran sehingga api dari kompor yang masih menyala di sampingnya menyambar gas bocor tersebut. Akibatnya api dengan cepat membakar seisi ruangan serta menyembur ke mereka yang sedang berada di lokasi kejadian. 


"Semburan api masuk ke ruangan berukuran 2x3 meter persegi, kebetulan di dalam ruangan itu terdapat keluarga dan tetangga yang sedang berkumpul makan siang," katanya.(*)