Heboh, Pria Paruh Baya di Mangkubumi Tasikmalaya Tewas dalam Sumur -->

Heboh, Pria Paruh Baya di Mangkubumi Tasikmalaya Tewas dalam Sumur

Rabu, 12 Oktober 2022

Mayat korban Nunu Nurjaman di dalam sumur.

TASIKMALAYA - Warga Kampung Babakan Domba, Kelurahan Sambong Jaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, dihebohkan dengan peristiwa pria paruh baya tewas di dalam sumur, Selasa (11/10/2022). Mayat itu merupakan Nunu Nurjaman berusia 65 tahun, warga setempat.


Saat mengetahui Nunu ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, keluarga korban menangis histeris. Mereka tidak menyangka, almarhum Nunu meninggal dengan cara tercebur ke sumur yang letaknya tidak jauh dari rumah, sebagaimana dikutip iNews.id.


Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum ditemukan tewas dalam sumur, korban Nunu Nurjaman pamit ke keluarganya hendak pergi ke rumah saudara. Korban pergi tiga hari lalu atau Minggu (9/10/2022).


Jasad korban pertama kali dilihat oleh warga bernama Iyan. Temuan mayat itu kemudian dilaporkan ke ketua RT Engkus. Kemudian, Engkus dan beberapa warga mengecek laporan itu. "Ternyata benar, ada mayat tertelungkup di dalam sumur yang biasa dipakai warga untuk mandi dan mencuci," kata Engkus.


Selanjutnya, Engkus melaporkan temuan mayat tersebut ke Polsek Mangkubumi. Tak lama kemudian, petugas Polsek Mangkubumi, tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya tiba di lokasi kejadian.


Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, mayat korban dievakuasi untuk dilakukan pemulasaraan. Kemudian dilakukan visum oleh petugas medis dan Inafis Satresmrim Polres Tasikmalaya Kota.


Sementara itu, warga yang merasa penasaran terus berdatangan ke lokasi penemuan mayat itu. Sedangkan keluarga, istri dan anak-anak yang melihat tubuh korban sudah mengambang menangis histeris. 


Ooy Sunaryo (60), tetangga korban, mengatakan, almarhum pergi dari rumah tiga hari lalu dan pamit ke keluarga akan ke rumah sodaranya. "Korban memang punya riwayat sakit kepala dan darah tinggi," kata Ooy Sunaryo. (*)