Legeslatif Solok Selatan Mendukung Festival Durian Jadikan Agenda Tahunan Agar Durian Solok Selatan Lebih Terkenal -->

Legeslatif Solok Selatan Mendukung Festival Durian Jadikan Agenda Tahunan Agar Durian Solok Selatan Lebih Terkenal

Selasa, 04 Oktober 2022

 

Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda, ikut mendukung festival durian, Zigo saat bersama Wakil Gubernur Sumbar Audi Joinaldi. Abg

Solsel, fajarsumbar.com---Festival durian yang kedua kali sukses digelar, Pemda Solok Selatan dan Provinsi Sumbar memberikan apresiasi dan menjadikan Nagari Lubuk Gadang Utara sebagai Kampung Durian, termasuk Legeslatif. 


Sejak dibuka dimulai malam minggu lalu, berbagai kegiatan dilaksanakan selama festival berlangsung, seperti kontes durian terbaik, makan durian sepuasnya, arung jeram dan camping ground. 


Selain itu juga dilaksanakan ‘’maambang durian’’ pada hari pertama, dimana durian Solsel jauh berbeda dari durian daerah lainnya. Durian jatuh memang karena sudah matang bukan dipetik. Sensasi durian jatuh tersebutlah yang menjadi budaya di Solsel, dikenal dengan istilah ‘’maambang durian’’ atau menunggui durian jatuh.


Bupati Solok Selatan H Khairunas mengatakan festival durian yang telah dilaksanakan selama enam hari, merupakan sarana kolaborasi antara hiburan, edukasi, wisata dan peningkatan pekonomian masyarakat. Penyelenggaraan kegiatan ini juga dapat menyatukan komunitas masyarakat pecinta durian. 


Sementara itu, Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda sangat mendukung segala kegiatan pariwisata di Solok Selatan Selatan, hal ini disampaikan Zigo usai menghadiri acara pemberian kaca mata gratis di SMAN1 Solok Selatan. Senin (3/10/2022). 


‘’Kegiatan ini bisa berlanjut tidak terlepas dari dukungan DPRD, kami selaku bagian pemerintah, terus mensupport kegiatan-kagian positif, terutama terkait festival durian, yang akan mengangkat daya jual durian’’, ungkap Zigo.


Zigo Rolanda juga mengapresiasi kehadiran Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy, yang datang untuk menutup secara resmi festival durian Solok Selatan.


‘’Terima kasih, Uda Audy Joinladi yang berkenan datang pada penutupan Festival Durian’’, ucap Zigo.


Zigo juga menceritakan pengalaman pertama kalinya dalam festival durian ini. Yaitu ketika mengikuti acara ‘’maambang durian’’ bersama Bupati, Kapolres dan jajaran OPD. Bagaimana ketika menunggu buah durian jatuh semalaman, didalam tenda, menggunakan senter ditengah malam yang dingin.


"Festival Durian Solok Selatan juga merupakan upaya pemerintah untuk mengangkat dan mempromosikan durian yang melimpah pada musimnya. Saat ini ada 400 varian durian di Solok Selatan, ketika musim durian, lebih dari 5 ribu durian turun setiap harinya," terang Zigo. Abg