Padang Panjang Buka Peluang Kerja Sama Pendidikan dengan Amerika -->

Padang Panjang Buka Peluang Kerja Sama Pendidikan dengan Amerika

Rabu, 26 Oktober 2022
Walikota Fadly Amran dan  Konsulat Amerika Serikat Sumatra, Mr.Gordon S. Church ketika melakukan pertemuan.


Padang Panjang, fajarsumbar.com - Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, Padang Panjang siap buka peluang kerja sama bidang pendidikan dengan Konsulat Amerika Serikat.


Hal ini disampaikan Walikota  Fadly Amran, kepada Konsulat Amerika Serikat untuk wilayah Sumatra,  Mr. Gordon S. Church, saat melakukan pertemuan terkait kemungkinan dan potensi kerja sama sektor pendidikan di Padang Panjang, Selasa (25/10) di  Padang.


Katw Wako Fadly, sebagai kota pendidikan, sinergi dengan berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumberdaya manusia. Untuk hal tersebut pihaknya telah melakukan beberapa program di bidang pendidikan.


"Kita telah bekerja sama dengan beberapa platform seperti Guru Binar dan Ruangguru untuk meningkatkan kapasitas pendidik. 

Selain itu juga ada beberapa program lain bagi siswa. Kita juga telah mengirimkan belasan mahasiswa dalam Summer Program di University of Arizona," katanya.


Dalam kesempatan itu, Fadly juga mengundang Gordon untuk dapat hadir dalam iven internasional Temu Penyair Asia Tenggara (TPAT) II-2022 yang akan digelar di Padang Panjang  30 November hingga 3 Desember mendatang.


Sementara Gordon berharap adanya kerja sama yang bisa dijalin antara pemko dan Amerika Serikat melalui Konsulat di Medan untuk meningkatkan kapasitas guru dan siswa Padang Panjang.


Dikatakan Konsulat Amerika Serikat Wilayah Sumatra berkantor di Medan, bekerja sama untuk 10 provinsi di Sumatra.


“Peran kami untuk memperluas kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian, serta bekerja sama untuk mitigasi tantangan global seperti deforestasi dan perubahan iklim,” ujarnya.


Turut hadir dalam kesempatan ini, Tim Percepatan Pembangunan, Ilham Aldelano Azre, S.IP M.A dan Khairunnas, M.IP, Dosen Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sumbar yang juga peneliti Spektrum Politika Institute. (syam)