Rombongan Mahasiswi Kecelakaan di Bukittinggi, Jasa Raharja Jamin Seluruh Biaya Perawatan -->

Rombongan Mahasiswi Kecelakaan di Bukittinggi, Jasa Raharja Jamin Seluruh Biaya Perawatan

Rabu, 05 Oktober 2022
Petugas Jasa Raharja saat membezuk korban kecelakaan di rumah sakit, Rabu (9/5/10/2022). (humas jr bukittinggi)


Bukittinggi - PT Jasa Raharja menjamin perawatan seluruh mahasiswi Institut Kesehatan Prima Nusantara, yang menjadi korban kecelakaan di Ngarai Sianok, Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (5/10/2022) sekira pukul 08.30 WIB. Angkot yang ditumpangi mereka terbalik.


Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Bukittinggi, Buntaran menyebutkan, santunan ini sebagai wujud manifestasi negara hadir melalui Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan alat angkutan umum dan kecelakaan  lalu lintas jalan.


Sebagaimana diketahui, bahwa Jasa Raharja merupakan BUMN yang diberikan amanah untuk memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat korban kecelakaan lalu lintas melalui Undang-Undang No. 33 dan 34 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Umum dan Lalu Lintas Jalan. 


Adapun, besaran santunan yang diberikan telah diatur berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan RI No.15 dan No.16 Tahun 2017. 


"Semua mahasiswa yang menjadi korban kecelakaan ini, biaya perawatannya ditanggung Jasa Raharja. Maksimal tanggungannya Rp20 juta biaya perawatan di rumah sakit," tambahnya.


Sebagaimana diketahui, rombongan mahasiswi Institut Kesehatan Prima Nusantara, Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) mengalami kecelakaan. 


Sejumlah mahasiswa luka-luka usai mobil angkot yang ditumpangi terbalik. Insiden kecelakaan itu terjadi, Rabu (5/10/2022) sekitar pukul 08.30 WIB di Jalan Binuang, Kelurahan Kayu Kubu, Kecamatan Guguak Panjang atau jalur Ngarai Sianok, Bukittinggi.


Kejadian ini berawal ketik angkot datang dari arah atas Ngarai menuju arah Lambah. Angkot diduga mengalami rem blong, sopir membanting setir ke arah kanan hingga mobil terbalik


Mobil angkot IKABE dengan nomor polisi BA 1885 LU itu dikemudikan oleh Yondinir. Saat kejadian, angkot membawa mahasiswi Institut Kesehatan Prima Nusantara sebanyak 14 orang.


Mahasiswi itu merupakan salah satu rombongan dari enam angkutan yang dipakai perguruan tinggi asal Gulai Bancah, Bukittinggi yang hendak melakukan perjalanan ke Ngarai Sianok. 


Rata-rata penumpang mengalami luka ringan dirawat di rumah sakit Ahmad Mukhtar dan satu diantaranya dirujuk ke RS. M. Jamil Padang.(ab)