Tragis, Pawang Ular di Trenggalek Tewas Dipatuk King Kobra Peliharaannya -->

Tragis, Pawang Ular di Trenggalek Tewas Dipatuk King Kobra Peliharaannya

Senin, 24 Oktober 2022
Aksi Imam Rokhani bersama ular king kobra peliharaannya. 


TRENGGALEK - Seorang pawang ular di Trenggalek tewas dipatuk king kobra peliharaannya. Korban bernama Imam Rokhani, warga Dusun Winong, Desa Ngrayung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur itu meregang nyawa setelah beberapa jam dirawat di rumah sakit. 


Nasib tragis itu terjadi saat korban memberi minum kedua ularnya pada Minggu (23/10/2022) pagi. Seperti biasa, Imam memberikan minum dua ular kesayangannya, masing-masing dengan panjang 3,5 meter dan 4,5 meter secara bergantian, sebagaimana dikutip iNews.id.


Saat itulah satu di antara dua king kobra tersebut menyerangnya. Ular mematuk bagian tubuh Imam dan membuatnya kesakitan dan lemas. Saat itu juga keluarga melarikannya ke rumah sakit. Namun, rupanya racun kobra sudah kadung menjalar, sehingga nyawanya tidak tertolong. 


Kasatpol PP Trenggalek Triadi Atmojo membenarkan peristiwa itu. Karena itu dia menerjunkan tim ke lokasi bersama petugas Damkar untuk mengevakuasi ular tersebut agar tidak membahayakan warga setempat. 


"Korban dipatuk ular pagi saat memberi minum. Pukul 11.00 korban meninggal dunia saat perawatan di rumah sakit," katanya, Senin (24/10/2022).


Triadi menuturkan, proses evakuasi dua king kobra milik korban terbilang sulit. Pasalnya, ukuran ular cukup besar dan gesit, sehingga petugas harus berhati-hati. "Ular tersebut sangat besar dan berbahaya. Kami sempat kesulitan, namun bisa diatasi dan aman terkendali," katanya.


Triadi kemudian berkoordinasi dengan yayasan yang berkaitan dengan edukasi ular, agar memelihara dua ekor king kobra tersebut. Selain itu dia juga mengimbau kepada masyarakat, agar waspada dengan keberadaan king kobra maypun ular berbisa lainnya. 


Diketahui, selama ini korban kerap menunjukkan aksinya bermain dengan king kobra. Bahkan, berdasarkan video yang beredar di media sosial, korban terlihat bercumbu dengan ular peliharaannya dengan cara memasukkan kepala ulat ke dalam mulutnya. 


Menurut keterangan warga, dua ular king kobra tersebut sudah dipelihara korban sejak lima tahun lalu. (*)