Bupati Way Kanan Kampanyekan Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan -->

Bupati Way Kanan Kampanyekan Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan

Kamis, 10 November 2022

.


Way Kanan - Bupati Way Kanan H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, Ny. Hj. Dessy Afriyanti Adipati melaksanakan Kampanye Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di TK Tunas Bangsa Kampung Rantau Temiang dan TK Dharma Wanita Kelurahan Pasar Banjit Kecamatan Banjit, Rabu (9/11/2022) .


Turut yang dihadiri oleh Kepala DInas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Ketahanan Pangan, Pimpinan Kecamatan Banjit dan Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ny. Vorian Melita Saipul.


Bupati mengatakan bahwa kampanye pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang sering terjadi di Kabupaten Way Kanan dan termasuk Kecamatan Banjit,untuk itu Pemerintah wajib memberikan edukasi bagi masyarakat dan anak anak serta  guru Paud,supaya dapat mencegah  kekerasan terhadap perempuan dan anak.


"Ini bukan hanya tugas pemerintah dan orang tua tapi merupakan tugas kita bersama untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, apabila terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak jangan takut untuk melaporkan ke pihak yang berwajib",ungkap Raden Adipati Surya.


Sementara itu Ny. Dessy Adipati menyampaikan bahwa pentingnya jaminan perlindungan bagi anak atas segala jenis kegiatan dan hak si anak, agar dapat hidup dan tumbuh berkembang serta berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta terlindunngi dari kekerasan dan diskriminasi. 


"Anak-anak harus berani bilang tidak saat mereka merasa tidak nyaman atau terancam atas perilaku seseorang terhadapnya”, ujar Ny. Dessy Adipati.


Diharapkan dengan adanya kampanye tersebut, dapat mendorong partisipasi dan peran aktif masyarakat luas, serta memberikan edukasi perlindungan anak dalam pencegahan kekerasan terhadap anak sejak dini bagi anak-anak dibawah umur. (*/Heri)