Giovanzha Bakal Wakili Indonesia pada Grand Runway Internasional di Dubai -->

Giovanzha Bakal Wakili Indonesia pada Grand Runway Internasional di Dubai

Senin, 07 November 2022
Giovanzha Chastanya.


Padang Panjang, fajarsumbar.com - Model cilik asal Padang Panjang, Giovanzha Chastanya yang mewakili Sumatera Barat, berhasil meraih predikat Winner In Grand Runway (Teen) dan Mister Teen Grand Model Indonesia kategori Indonesian Culture and Tourism Ambassador 2022 yang diselenggarakan Sahabat Manajemen Indonesia di Jakarta 31 Oktober-3 November lalu.


Gio berhasil mengalahkan para pesaing dari 34 provinsi yang ikut pada acara pencarian bakat modelling tersebut. 


Atas capaiannya itu, model cilik kelahiran Padang Panjang, 7 Desember 2011 ini berhak untuk mewakili Indonesia dalam ajang yang akan digelar di Dubai, Uni Emirat Arab Februari 2023 mendatang. 


Gio bercerita, selama mengikuti kegiatan pemilihan Grand Runway ia mendapat jadwal yang padat dari panitia. Mulai dari mempersiapkan parade baju adat, sesi runway contest, preliminary, wawancara, ethnic gown hingga evening gown di malam grand final.


Selama dalam kegiatan itu, putra dari pasangan Eko (66) dan Ade Rozalina (42) terlebih dahulu menjalani masa karantina selama tiga hari. Ia berjuang menampilkan serta mengangkat dan memperkenalkan kebudayaan Padang Panjang, khususnya kain Batik Rang Minang motif Surau Silek asal Padang Panjang di kancah nasional.


Dengan penampilan yang elegan pada malam grand final, Gio yang mengenakan Songket Pandai Sikek yang dipadukan dengan busana formal, sukses memukau dewan juri. Sorak sorai penonton iringi langkah Gio di atas catwalk.


Di samping itu, video Gio yang mengangkat kebudayaan dan pariwisata Padang Panjang yaitu Desa Kubu Gadang dengan atraksi Silek Lanyah-nya, juga masuk dalam nominasi terbaik. 


Pada sesi wawancara secara live via YouTube, Gio juga memperkenalkan Batik Rang Minang Surau Silek. 


“Pada sesi wawancara saya menceritakan tentang batik itu. Di mana batiknya menceritakan tentang putra-putri yang belajar Silek di Surau. Pembuatan batiknya juga menggunakan pewarna alami dari kulit jengkol,” katanya.


Gio yang masih duduk di bangku kelas 5 SDN 09 Balai-Balai, Padang Panjang Barat ini, berharap prestasi yang telah diraih ini dapat menjadi pelajaran berharga baik bagi diri sendiri, maupun orang lain. 


"Prestasi ini membuat saya sangat terharu bercampur bangga, karena mampu bersaing dengan peserta yang lain. Sebelumnya juga tidak menyangka akan menjadi pemenang pada ajang ini,” sebutnya.


Ia juga akan mempersiapkan diri lebih baik untuk tampil pada ajang bergengsi tingkat internasional di Dubai itu.


“Untuk tampil di Dubai nanti, tentunya akan ada berbagai persiapan. Terutama dalam hal public speaking bahasa Inggris. Saya akan belajar lebih giat lagi untuk meraih hasil maksimal. Semoga bisa kembali juara 1 dan mengharumkan nama Kota Padang Panjang dan Indonesia," harapnya. (*/syam)