Pengkab PBSI Labuhanbatu Seleksi Atlet Untuk Berlaga di Kejurprov -->

Pengkab PBSI Labuhanbatu Seleksi Atlet Untuk Berlaga di Kejurprov

Senin, 21 November 2022

Ketua Umum PBSI Labuhanbatu M Tohir Wijaya saat membuka secara resmi Selekkab.

Labuhanbatu, fajarsumbar.com - Pengurus Kabupaten Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Labuhanbatu menggelar seleksi atlet yang akan diutus untuk berlaga di Kejuaraan Provinsi. Seleksi ini digelar di GOR PPR Baru, Jalan Cut Nyak Dien Rantauprapat, Sabtu (19/11/20220).

 

Ketua Umum Pengkab PBSI Labuhanbatu M Tohir Wijaya mengatakan, kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari, mulai 19 hingga 20 November.

 

Menurut Tohir, Selekkab ini berubah nama dari sebelumnya kejurkab sebab mengikuti peraturan maupun regulasi yang ditetapkan. Selain itu, saat ini masih banyak atlet yang belum memiliki id pada system informasi PBSI. Namun kendala yang dihadapi, jika ada atlet yang meraih juara dalam selekkab ini namun belum memiliki id maka tidak bisa dipertandingkan pada kejuaraan provinsi.

 

“Ini seluruhnya sudah kita proses namun belum di approve oleh dan belum keluar id nya. Jadi jika ada yang juara disini nanti tidak akan bisa mengkitu Kejurprov,” ucapnya.

 

Tohir mengungkapkan, pada tahun 2020 lalu, PBSI Labuhanbatu mendapat peringkat se Sumatera Utara dari 20 kabupaten/kota yang mengikuti. Ia berharap prestasi ini dapat ditingkatkan.

 

“Kita pernah di peringkat 4 pada 2020 lalu, maka saya berharap ini bisa ditingkatkan, dan minimal di pertahankanlah,” jelasnya.

 

Diakhir sambutannya, ia berpesan kepada atlet agar menjunjung tinggi sportifitas dan tetap memperhatikan keselamatan.

 

“Berjuanglah dengan penuh semangat namun jangan melupakan keselamatan dan jangan terlalu memaksakan. Kalah menang merupakan hal biasa dalam pertandingan, yang penting berikan penampilan yang terbaik,” harapnya.

 

Sementara Ketua Panitia Emha Hamidi Alhuda mengatakan, selekkab ini diikuti sebanyak 65 orang atlet.

 

“Peserta dari seluruh kelompok umur yang di pertandingkan hanya ada 1 kelompok yang tidak ada pesertanya yaitu kelompok taruna putri. Bagi atlet agar sportif, dan begitu juga dengan supporter agar memberikan support yang lebih supportif,” katanya. (Red)