Pria Ini Berjalan Kaki 1.600 Km ke Qatar demi Dukung Timnas di Piala Dunia 2022 -->

Pria Ini Berjalan Kaki 1.600 Km ke Qatar demi Dukung Timnas di Piala Dunia 2022

Sabtu, 05 November 2022

Abdullah al-Sulmi, pria yang berjalan kaki dari Jeddah, Arab Saudi, ke Doha, Qatar, sejauh 1.600 km selama 55 hari. 


DOHA– Seorang trekker asal Arab Saudi yang berjalan kaki dari Jeddah ke Qatar sejauh 1.600 km menjelang digelarnya Piala Dunia FIFA 2022. Kini, dia telah tiba di ibu kota Qatar, Doha.


Trekker bernama Abdullah al-Sulmi (33) itu menyelesaikan perjalanannya selama 55 hari pada Minggu (30/10/2022) lalu. Lelaki itu pun siap untuk menghadiri pertandingan Piala Dunia yang akan dimulai pada 20 November mendatang. Dia akan memberikan dukungan kepada Tim Nasional (Timnas) Arab Saudi, sebagaimana dikutip iNews.id.


Dalam sebuah wawancara dengan Alarabiyah, al-Sulmi mengatakan, selama perjalanannya, dia menghadapi banyak tantangan. Mulai dari suhu panas yang memanggang kulit, hingga melintasi medan gurun yang melelahkan.


Al-Sulmi melakukan perjalanan dari Jeddah hanya dengan menyandang ransel. Pria mengatakan, dia telah mempersiapkan diri dengan baik sebelum memulai perjalanannya, terutama dalam segala hal yang berkaitan dengan keselamatan dri. 


Dia juga memiliki alat pelacak yang terhubung ke telepon saudaranya dan ke telepon beberapa temannya.


Al-Sulmi telah menjadi trekker selama lima tahun. Kepada televisi Saudi al-Ekhbariya, sesaat sebelum tiba di Qatar, dia menuturkan, bagian terbaik dari perjalanannya adalah sambutan hangat dari masyarakat Saudi.


“Orang-orang Saudi sangat ramah, memberi semangat. Sejujurnya, bagian terbaik dari perjalanan saya adalah sambutan hangat ini,” katanya.


Setibanya di Qatar, al-Sulmi mengatakan, berkunjung ke negara Teluk itu sudah lama dia impikan. Kini, mimpi itu menjadi kenyataan. Dia menambahkan, pencapaian tersebut bukan semata-mata karena ketekunannya, melainkan juga berkat dorongan orang-orang yang memotivasinya sepanjang perjalanannya.


“Saya mengalami pasang surut, tetapi ketika saya mendengar orang-orang menyambut saya dan mengatakan mereka akan mengikuti kabar perkembangan perjalanan saya dan mendukung saya, saya merasa terdorong dan saya terus maju,” katanya kepada France 24 saat dalam perjalanan ke Qatar. (*)