61 Dosen UNES Padang, Ikuti Workshop Pengembangan MBKM -->

61 Dosen UNES Padang, Ikuti Workshop Pengembangan MBKM

Rabu, 21 Desember 2022
.

Padang, fajarsumbar.com - Kepala Pusat MBKM UNP Dr. Mohammad Adri. MT menjadi narasumber pada Workshop Pengembangan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di

ruang sidang Rektorat Kampus Universitas Ekasakti (UNES) Padang, Selasa (20/12/2022).

Workshop dilaksanakan selama 3 hari, dari 20/22/2022 diikuti, 61 orang dosen terdiri dari Dekan Fakultas, Ketua Prodi dan Sekretaris Prodi di lingkungan UNES.

Dalam sambutanya Rektor UNES Dr. Otong Rosadi, SH, M.Hum ketika membuka workshop tersebut mengatakan, Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sangat menguntungkan bagi mahasiswa dan tergantung dari mahasiswa itu sendiri.

Untuk ini UNES belum mempunyai model apa yang mau dikembangkan dan diterapkan dalam MBKM ini.

"Maka dimintanya setiap Program Studi menyususn mata kuliah yang akan ditawarkan kepada mahasiswa di lingkungan Universitas Ekasakti," katanya.

Otong mengharapkan kepada peserta, agar dapat mengikuti workshp ini dengan seksama dan sungguh-sungguh, sehingga nantinya kita bisa melaksanakan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka dikembangkan dengan baik.

Dr. Mohammad Adri, MT mengatakan Universitas Ekasakti merupakan Perguruan Tinggi Swasta pertama di Kota Padang, kemudian baru mucul Perguruan Tinggi Swasta lainnya.

Tentu dalam pengembangan kegiatan akademik dan non akademik bagi mahasiswa bukan pengembangan yang baru di Unes. Namun kegiatan ini merupakan aktivitas yang telah dilakukan puluhan tahun, sehingga kegiatan ini perlu dilakukan penyesuaian-penyesuaian kebijakan Kementerian tentang Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar. "Konsep dasarnya adalah belajar merdeka," kata Mohammad.

MBKM ini bukanlah hal yang baru, sejak dahulu sudah ada, ini mulanya ide dari K.H. Dewantara Pendidikan Taman Siswa.

Diharapkan Unes mendirikan MBKM dengan ciri khas Unes sendiri misalnya Unes mempunyai kekuatan di bidang ilmu Manajemen dan Akuntansi. Pada KKN Tematik nanti temanya bisa membangun Desa, namun Unes harus merubahnya menjadi temanya menjadi Manajemen Desa. Nantinya bisa Unes membangun program, MBKM khusus ke Unes," tutupnya.( Rel/Unes )