Budi Penderita Penyakit Gatal-Gatal Lagi Dirawat di RSA Pariaman -->

Budi Penderita Penyakit Gatal-Gatal Lagi Dirawat di RSA Pariaman

Kamis, 08 Desember 2022
Budi yang terkena penyakit gatal-gatal satu keluarga, lagi dirawat di Rumah Sakit Aisyiyah (RSA) Pariaman (foto.dok.tka)


Pariaman
- Budi (45) yang menderita penyakit gatal-gatal sekujur tubuh sejak 4 bulan lalu, kini dia dilarikan untuk dirawat ke Rumah Sakit Aisyiyah (RSA) Kota Pariaman, Selasa malam (6/12/22).


Budi yang sehari-hari bekerja sebagai sopir, adalah suami dari Yessi Mulyarti yang juga terdampak penyakit bersama ketiga anaknya, merupakan warga Korong Punco Ruyuang, Nagari Batu Kalang, Kecamatan Padang Sago, Padang Pariaman, Sumatera Barat, sudah tidur sejak 4 bulan lalu, karena menderita penyakit gatal-gatal menular seisi rumah. 


Penderita penyakit gatal-gatal yang menimpa satu keluarga dan warga masyarakat lainnya di Batu Kalang, Padang Sago ini, telah dipublikasikan media ini pada Sabtu lalu.


Yessi Mulyati mengatakan, bahwa suaminya Budi pada malam itu, kumat penyakit gatal-gatal sekujur tubuh disertai dengan sesak nafas. Melihat kepada kondisi Abangnya semakin parah, maka ia lantas meminta bantuan tetangga untuk langsung dibawa ke RSA Pariaman.


"Alhamdulillah, abang sudah dapat pertolongan obat dari pihak RSA Pariaman. Pun penyakit gatal-gatal telah berhenti, juga sesak nafas telah berhenti pula" ucap Yessi lirih dengan deraian air mata.


Sementara itu, Hj.Suarni Alif, SH putra Padang Sago yang berdomisili di Kota Pariaman ini, mendengar kabar Budi sedang dirawat di RSA, ia datang langsung membezuk kesana, Rabu siang (7/12/22)


Suarni Alif kepada awak media ini, ia mengaku telah memberikan pesan dan nasehat kepada Yessi, biar abang kamu dirawat disini dulu sampai kondisinya pulih kembali. Juga perbanyak bersabar dan berdo'a kepada Allah swt.


"Jikalau ada masalah nanti, hubungi kami melalui handphone. Andaikata tak tertangani di RSA, kita usahakan rujuk ke RSUP Dr.M.Jamil Padang" pesan Suarni ke Yessi.


Ia mewanti-wanti Yesi yang juga mengalami sakit yang sama, lagi menunggui sang suaminya sedang dirawat. Yakinlah, Allah SWT tidak akan berikan ujian, kecuali semampu kita.


"Kita berharap kepada Allah, sehingga mendatangkan kebahagian buat kita dalam melakoni kehidupan ini" sebut Suarni.


Melihat terhadap kondisi Budi, ucap Suarni, jikalau tak dapat tertangani lagi di RSA, akan kita coba merujuknya dengan membawanya ke RSUP Dr.M.Jamil Padang.


"Untuk itu, kita mohon kepada pihak dermawan dan donatur, kiranya memberikan sumbangan kepada penderita Budi untuk biaya pengobatan. Karena, ia telah berhenti berusaha sebagai sopir untuk memenuhi kebutuhan keluarganya" kata Ketua Yayasan Fi Sabilillah ini mengakhiri.(tka/sa)