Dinas Pendidikan Sumbar Siap Cetak Jutaan SDM Bertalenta Digital -->

Dinas Pendidikan Sumbar Siap Cetak Jutaan SDM Bertalenta Digital

Senin, 12 Desember 2022
Drs Barlius, MM



Padang, fajarsumbar.com - Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat (Disdik Prov Sumbar) bekerjasama dengan PT Learning X (LX) International menyelenggarakan seminar, bertajuk Menyiapkan Jutaan Talenta Digital Sumatera Barat di Hotel Grand Zuri Padang, Senin (12/12/ 2022).

Seminar dengan key-note speaker Wikan Sakarinto itu, sekaligus dilakukan MoU antara PT Global Investment (Learning X) dengan Disdik Prov Sumbar. MoU ditandatangani oleh Direktur Utama PT Global  Investment (Learning) International, Choi Min dan Kadisdik Sumbar Drs Barlius, MM, sebagai penjebatani kegiatan ekstra kurikuler dan intra kurikuler untuk Wilayah Prov Sumbar. Kemudian MoU dilanjutkan dengan Kadisdik Kabupaten dan Kota untuk tingkat SD dan SMP

Direktur Utama PT Learning X International, Choi Min dalam sambutannya menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan performa platfrom yang ditawarkan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.

“Kami dari pihak PT Learning X selalu bersinergi dengan program pendidikan yang mengacu kepada industri global dalam perkembangan pendidikan yang bermartabat. Untuk itu, kami ingin memberikan sesuatu (bantuan) yang sifatnya lebih berumur panjang dibandingkan kerjasama dalam bentuk lain yang sifatnya sesaat saja. Tujuannya hanya satu, agar SDM kita mampu bersaing dikancah internasional,” ujar Choi.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kadisdik Prov Sumbar, Drs Barlius, MM mengatakan, saat ini peluang untuk program digital masih terbuka lebar. Untuk itu, ia berharap agar seluruh peserta serius mengikuti seminar Learning X ini.

"Ikuti dengan serius seminar ini, kemudian bawa ilmu yang didapat ke daerah atau sekolah masing-masing," harap Barlius.

Sementara itu, Wikan Sakarinto juga sebagai penasehat Learning mengatakan, Learning X merupakan sebuah program edukasi yang dikembangkan oleh LX International (sebelumnya LG International, Korea Selatan), sebagai suatu solusi edukasi berbasis industri dengan skalabilitas yang tinggi dan berkelanjutan. Sebagai salah satu mitra pendidikan vokasi, LX International secara proaktif telah bekerja sama dengan berbagai satuan pendidikan vokasi di tanah air sejak 2021.

Saat ini, sebut Wikan, program unggulan untuk sekolah vokasi adalah kurikulum Merdeka, Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Project Based Learning (PBL) dan sosialisasi program Matching Fund. Sehingga penguatan yang perlu dilakukan yakni terkait program MBKM serta 8+i Link and Match. Yakni,terkait kurikulum disusun bersama dunia usaha dan dunia industri (DUDI) sejalan dengan penguatan aspek softskills, hardskills dan karakter sesuai kebutuhan dunia kerja.

“Untuk menghasilkan talenta digital yang unggul dan kompetitif kami terus mendorong model pembelajaran yang berfokus pada project based learning (PBL) melalui Kurikulum Merdeka Belajar,” tuturnya.

Mantan Dirjen Pendidikan Vokasi Kemdikbudristek RI itu juga mengatakan, pengoperasian platform ini tidak terlalu sulit. Ditambah, infrastruktur yang giat dibangun pemerintah akan memungkinkan banyak guru dan kepala sekolah di berbagai daerah dapat mengakses aplikasi Learning X dengan biaya yang relatif terjangkau.

Kendati demikian, Ia berharap upaya bersama ini bisa meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) vokasi yang andal khususnya di Sumatera Barat sesuai kebutuhan masyarakat dan tuntutan industri.

Ketika dihubungi fajarsumbar.com, ketua panitia pelaksana seminar Ratmil. S Sos. M.Pd menyebutkan, seminar tersebut diikuti 400 orang peserta, terdiri dari Kepala SD Inti 100 orang, Kepala SMP 100 orang, Kepala SMA 75 orang, Kepala SMK unggulan 125 orang sebagai perwakilan Kabupaten dan Kota se Sumatera Barat. 
(RDz)