Waspada...!!! Uang Palsu Beredar Jelang Nataru -->

Waspada...!!! Uang Palsu Beredar Jelang Nataru

Kamis, 22 Desember 2022
Uang palsu.


Sampit, fajarsumbar.com - Warga diminta selalu waspadai peredaran uang palsu jelang perayaan Natal dan tahun baru 2023. Sebab ada oknum yang tidak bertanggungjawab menggunakan kesempatan ini untuk menyebarkan uang kertas palsu (upal).


Seperti yang dialami salah seorang pedagang gorengan di Kabupaten Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng).


Seperti pengakuan Yanti, ia kecolongan ada salah seorang perempuan membeli gorengannya seharga Rp15 ribu dengan uang yang diberikan uang kertas Rp100 ribu. 


Bahkan peristiwa serupa juga ditemukan pedagang lainnya dengan melakukan modus yang sama.


Penjual gorengan di Jalan Tidar, Depan Musholla Al Amin, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, jelas mengalami kerugian. Sebab pembeli menggunakan uang palsu untuk bertransaksi, tapi pedagang mengembalikan kelebihan uangnya menggunakan uang asli.


“Saya tidak menyadari karena memang lagi banyak orang yang membeli. Uangnya itu Rp100 ribu edisi baru,” ucapnya kepada fajarharapan.id (grup fajarsumbar.com), Kamis (22/12/2022).


Menurutnya, sekilas upal tersebut tidak ada perbedaan dengan yang asli. Tapi setelah diteliti dengan cermat akan terlihat bedanya, begitu juga saat diraba, upal itu terasa sangat lembut berbeda dengan uang asli yang cukup kasar.


"Saya harap aparat kepolisian untuk dapat menyelediki kasus ini, agar warga tidak dirugikan," ujarnya lagi.


Oknum yang tidak bertanggungjawab akan terus menggunakan kesempatan jelang Nataru menyebar uang palsu. 


"Kita berharap oknum penyebar uang palsu ini cepat ditangkap," ujar warga lainnya.


Kapolres AKBP Sarpani mengaku belum menerima adanya laporan terkait peredaran uang palsu tersebut di wilayah Kotim. Oleh sebab itu ia meminta kepada masyarakat segera melapor ke kantor polisi terdekat agar cepat ditindaklanjuti. 


Kapolres mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk selalu waspada dalam situasi apapun guna menghindari hal yang tidak diinginkan seperti ini. 


“Periksa kembali uang yang diterima, cek keasliannya dengan cara 3D, dilihat, diraba dan ditrawang. Silakan lapor polisi jika ada menemuakan upal,” pintanya.


Kapolres selalu mengimbau kepada seluruh warga agar selau berhati-hati dan waspadai jika ada orang yang mencurigai untuk menyebar uang palsu tersebut. "Jika ada yang mencurigai oknum yang tidak bertanggungajawab menyebarkan uang palsu segera saja lapor ke polisi," tegasnya. (audy)