Pronasa Jawaban Daya Saing Generasi Bangsa -->

Iklan Atas

Pronasa Jawaban Daya Saing Generasi Bangsa

Selasa, 23 Mei 2023
.


Pessel - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat kini resmi meluncurkan Program Nagari Bersekolah (Pronasa) guna menjawab tantangan hadirnya generasi bangsa yang berdaya saing.


Busri Rusma Yul Anwar mengungkapkan Pronasa merupakan inovasi dalam menggali dan mengembangkan potensi peserta didik sesuai minat dan bakatnya, sehingga kelak menjadi generasi yang tangguh dan dapat bersaing sesuai zamannya.


"Ini beranjak dari kekhawatiran berbagai fenomena sosial generasi muda, seiring perkembangan teknologi dan informasi," ujar bupati saat peluncuran Pronasa di Painan.


Peluncuran dihadiri Sekretaris Daerah Mawardi Roska, Kepala Dinas Pendidikan Salim Muhaimin, Kepala Dinas Kominfo Junaidi, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Suhendri Zainal.


Tokoh Pendidikan Erizonal Chaniago, Kepala Bagian Prokopim Vorzil Yandrison, seluruh camat dan wali nagari dan segenap kepala sekolah jenjang pendidikan SD dan SMP di Pesisir Selatan.


Bupati menjelaskan Pronasa merupakan kegiatan yang di luar jam sekolah sesuai kurikulum dan jenjang pendidikan yang didampingi seorang guru pembimbing berkompeten di bidangnya.


Pelaksanaan dipusatkan di tiap nagari (desa) yang bakal melibatkan seluruh sekolah. Masing-masing siswa bebas memilih bidang program yang telah disiapkan.


Adapun bidang program yang diusung antara lain olahraga, seni dan budaya, literasi, Tahfidz dan tulis baca Al-Quran serta literasi, sehingga waktu luang siswa tidak terbuang sia-sia.


"Nah, dengan demikian ketergantungan mereka dengan handphone bisa ditekan, sehingga terhindar dari dampak negatif teknologi," terang bupati.


Pronasa sekaligus sebagai dukungan pada platform kurikulum merdeka belajar yang merupakan transformasi kepemimpinan dalam proses pembelajaran dan berpihak pada anak.


Kemampuan siswa tidak bisa dinilai hanya dari satu mata pelajaran saja, karena tiap orang memiliki potensi dan kemampuan yang berbeda. Dengan demikian tidak ada anak pintar dan bodoh.


Lebih dari itu, Pronasa adalah upaya mencapai tujuan pendidikan sesuai Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yakni mengembangkan potensi peserta didik.


Beriman dan bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki akhlak mulia, sehat dan. Memiliki pengetahuan mumpuni, cakap, kreatif, mandiri, menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.


"Sebagai bentuk dukungan penuh kami menyiapkan APBD untuk itu. Tahun ini sekitar Rp5,6 miliar," sebut bupati.


Pada kesempatan itu Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Salim Muhaimin menyampaikan pembinaan dan pengembangan potensi siswa dalam Pronasa dilakukan secara terpadu berbasis aplikasi.


Perkembangannya dapat dipantau siapa saja, orang tua siswa, kepala sekolah, guru pembimbing, perangkat dinas terkait hingga kepala daerah dan masyarakat dengan mengakses aplikasinya.


"Kehadiran Pronasa merupakan tantangan, karena melebihi ekspektasi, tugas pokok dan fungsi guru," jelas Salim.(wandi)