Jepang Mencoba Teknologi Nirkabel untuk Pengisian Baterai Mobil Listrik: Perpanjang Jarak dan Hemat Waktu -->

AdSense New

Jepang Mencoba Teknologi Nirkabel untuk Pengisian Baterai Mobil Listrik: Perpanjang Jarak dan Hemat Waktu

Senin, 23 Oktober 2023
Jepang uji coba car nirkabel mobil listrik


Jakarta - Jepang mengambil langkah revolusioner dalam industri mobil listrik dengan memulai uji coba pengisian baterai nirkabel. Teknologi inovatif ini diharapkan dapat mempermudah penggunaan mobil listrik dan meningkatkan jarak tempuhnya.


Dilansir dari Nikkei Asia, pada hari Minggu (22/10/2023), uji coba ini akan dilakukan di kota Kashiwa, yang berdekatan dengan Tokyo. Proyek ambisius ini melibatkan kolaborasi antara beberapa pihak, termasuk Universitas Tokyo, perusahaan ban Bridgestone, NSK, Denso, grup real estate Mitsui Fudosan, dan Universitas Chiba.


Teknis dari uji coba ini melibatkan penanaman kumparan pengisi daya di permukaan jalan di sekitar lampu lalu lintas. Kendaraan diprediksi akan melaju pelan di wilayah ini, memungkinkan mobil listrik untuk mengisi ulang daya baterainya.


Dengan berada di atas kumparan selama 10 detik, diklaim dapat mengisi baterai mobil untuk menjalani perjalanan sejauh satu kilometer. Namun, untuk mendukung teknologi ini, mobil listrik juga harus dilengkapi dengan perangkat penerima daya di bagian bawahnya.


Dalam prinsipnya, teknologi pengisian nirkabel ini mirip dengan pengisian baterai nirkabel pada smartphone. Kumparan koil akan mengalirkan listrik saat mobil listrik dengan perangkat penerima daya melintasinya.


Inovasi ini tidak hanya terbatas pada mobil listrik, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh mobil hibrida dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle). Hal ini akan memberikan pengguna keuntungan berupa kenyamanan dan menghilangkan kebutuhan untuk menghabiskan waktu berjam-jam di stasiun pengisian daya.


Rencananya, uji coba ini akan berlangsung hingga Maret 2025 dan akan mencakup uji coba keselamatan, daya tahan, serta aspek lainnya. Kota Kashiwa sendiri berambisi untuk memiliki bus antar-jemput dengan pengisian daya otomatis di jalan raya pada tahun 2030.


Walikota Kashiwa, Kazumi Ota, menyatakan, "Kami mendorong pengembangan kota pintar di Kashiwanoha melalui kerjasama antara sektor publik, swasta, dan akademik," seperti yang dikutip dari Nikkei Asia.


Sebagaimana kita ketahui, pengisian baterai mobil listrik saat ini masih menjadi tantangan karena memakan waktu yang cukup lama. Penggunaan teknologi pengisian nirkabel diharapkan menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan jarak tempuh mobil listrik.


Penggunaan jalan yang mampu mengalirkan listrik akan memungkinkan kendaraan listrik untuk menggunakan baterai dengan kapasitas yang lebih kecil, menciptakan mobil yang lebih ringan dan mengurangi emisi, baik dari aspek aktivitas berkendara maupun produksi baterai. Ini adalah langkah besar menuju masa depan yang lebih ramah lingkungan dalam dunia otomotif.(BY)