![]() |
| Rombongan Studi Tiru KKG-PAI VII Koto Padang Pariaman bersama Kepala SDN 03 Pitalah Batipuah, Despatriani, S.Pd,SD dan Majelis Guru, Kamis 19 Oktober 2023 (foto.saco) |
Batipuah - Kedatangan rombongan Studi Tiru Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG-PAI) Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Padang Pariaman disambut dengan senang dan gembira oleh Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Pitalah Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Despatriani, S.Pd, SD bersama Majelis Guru, Kamis (19/10/2023).
Kepala SDN 03 Pitalah Batipuah Despatriani mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kunjungan rombongan Studi Tiru KKG-PAI VII ke tempat kami. Dan, mohon ma'af kami atas pelayanan yang tidak pada tempatnya.
Despatriani secara ringkas mengekspos keberadaan SDN 03 Pitalah yang dipimpinya dihadapan tamu Studi Tiru KKG-PAI VII Koto. Ia merasa senang hati dan gembira mendapat kunjungan sebagai ajang silaturahmi dan berbagi informasi dan diskusi tentang Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).
"Kita bermula menjadi Sekolah Penggerak pada tahun 2021. Beragam proses dilalui sebagaimana tercantum dalam program. Sehingga kami memulai menerapkan agar majelis guru telah berada di Sekolah pada pukul 06.45 WIB dengan menyambut murid di Pintu Gerbang. Dan, murid telah masuk Kelas dan belajar pada pukul 07.15 WIB" sebut Despatriani.
Dia menjelaskan, murid telah masuk Kelas dan belajar pukul 07.15 WIB. Artinya, kesemua guru-guru telah hadir di Sekolah pada pukul 06.45 WIB dengan menyambut murid-murid di pintu Gerbang" ucap Despatriani.
Kepala SDN 03 Despatriani yang energik ini menyebut pengalaman dan tantangan memimpin satuan pendidikan, memang kita terlebih dahulu melakukan perobahan. Yakni pola pikir dan persepsi tentang belajar merdeka sebagaimana tuntutan IKM tersebut.
Despatriani yang merupakan angkatan pertama Kepala Sekolah pada program Sekolah Penggerak Nasional 2021, ia mengakui telah banyak menerima tamu kunjungan dari dalam daerah Kabupaten Tanah Datar, dan dari Kabupaten/Kota di Sumbar. Bahkan, ada dari luar Provinsi Sumatera Barat dan dari Kemendiknas dan Ristek.
SDN 03 Pitalah Batipuah, ujar dia, memang sedang memperbaiki infrastruktur dua lokal belajar. Agaknya sedikit banyak akan terganggu kenyamanan atas kunjungan ini.
"Namun demikian, tujuan dan maksud dari Studi Tiru rekan-rekan dari KKG-PAI VII Koto tak mengurangi arti dan maknanya. Sebab, kita mencari pembelajaran berdiferiasi dalam proses Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) IKM" terang Despatriani.
Sedangkan Pengawas Pendidikan Agama Helma Fatmi dalam sambutannya mengatakan kedatangan kami dari rombongan KKG-PAI VII Koto ini, ingin mencari yang belum kami punya. Terutama dalam masalah P5 IKM, karena materi yang kami punya masih belum sepenuhnya dikuasai.
"Semoga adanya Studi Tiru KKG-PAI VII Koto ke SDN 03 menjadi bahan kajian dalam melaksanakan pembelajaran P5 sekembali dari sini di sekolah masing-masing nantinya" kata Helmi.
Usai pertemuan di Aula SDN 03 ini, rombongan dibagi dua kelompok. Kedua kelompok, melanjutkan pengamatan di Kelas. Kemudian, hasil yang diperoleh dari Kelas dilakukan diskusi bersama dengan penuh keakraban dan kekeluargaan.
Rombongan Studi Tiru KKG-PAI VII Koto Sungai Sariak berjumlah 30 orang terdiri Guru Agama, Pengawas Pembina Hj.Rosdiana, S.Pd, Pengawas Pendidikan Agama Dra.Hj.Helma Fatmi, M.Pd, Sekretaris MK3S Nur Insyah, S.Pd, SD, Pendamping Pengajar Guru Penggerak Alfian Tarmizi, M.Pd.(saco).
Komentar