![]() |
| Kereta Cepat Jakarta-Bandung. |
Jakarta - Proyek kereta cepat yang menghubungkan Jakarta dan Surabaya direncanakan akan dilanjutkan. Rencana ini mendapat dukungan dari PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), yang merupakan operator dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Berikut adalah rangkuman enam fakta tentang proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya yang akan digarap kembali:
Meningkatkan Efektivitas Perjalanan
Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, menyatakan bahwa melanjutkan proyek kereta cepat hingga Surabaya akan meningkatkan efektivitas perjalanan masyarakat. Namun, saat ini proyek masih dalam tahap kajian oleh pemerintah, dan pihak KCIC menunggu keputusan resmi.
Dukungan dari China
Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Dwiyana Slamet Riyadi, mengungkapkan bahwa pemerintah telah membahas pengembangan proyek ini dengan pihak investor dari China. Bahkan, Perdana Menteri China juga menunjukkan minat dalam kelanjutan proyek tersebut.
Rute Melalui Yogyakarta
Rencana rute kereta cepat Jakarta-Surabaya akan melalui jalur selatan, melewati Yogyakarta, dan akan terhubung dengan jalur kereta cepat Jakarta-Bandung.
Dukungan dari Menteri BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir mendampingi Presiden Jokowi dalam pembicaraan di China terkait rencana pengembangan proyek kereta cepat hingga Surabaya. Mereka memperbincangkan masalah kepemilikan, tingkat bunga, dan aspek lainnya dalam proyek ini.
Peran PT INKA
Menteri BUMN Erick Thohir ingin melibatkan PT INKA dalam proyek ini, mengingat kemampuan PT INKA dalam membangun Light Rail Transit (LRT). Erick menekankan perlunya peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam proyek ini.
Waktu Tempuh yang Efisien
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa waktu tempuh perjalanan Jakarta-Surabaya dengan kereta cepat hanya memakan waktu 3,5 jam. Jika proyek kereta cepat hingga Surabaya dapat terealisasi, maka waktu tempuh perjalanan akan semakin efisien.(BY)
Komentar