![]() |
| Kepala sekolah SMKN 1 Solok Selatan Efrisol mendapat, kesempatan menyerahkan bantuan pangan kepada penerima. manfaat. |
Solsel, fajarsumbar.com - Sekolah Menengah Kejuruan (SMKN)1 Solok Selatan, Solsel (Sumbar) menjadi tuan rumah kegiatan penyerahan bantuan seragam sekolah gratis dan bantuan pangan untuk wilayah Sungai Pagu tahap ke tiga, Rabu (29/11/2023).
Pada penyerahan bantuan itu dimanfaatkan siswa SMKN 1 Solok Selatan dengan menghadiri kuliner buatan siswa. Bupati Khairunnas memuji rasanya yang tidak kalah dari pengeluti kuliner profesional di Sumbar.
Sekolah juga mempersembahkan sejumlah kuliner masakan asli dari anak anak sekolah SMKN 1 Solok Selatan secara gratis.
Sebanyak 11 nagari se Sungai Pagu hadir, sekolah yang menerima bantuan seragam sekolah dan warga penerima manfaat juga tampak hadir.
Penyaluran bantuan tahap ketiga dari pemerintah pusat ini adalah kolaborasi kerjasama antar pemerintah daerah dan pemerintah pusat, dan juga penyaluran pakaian seragam untuk warga di Kecamstan Sungai Pagu.
Tentu program kegiatan bantuan pangan ini kita berharap bagi keluarga penerima bisa meringankan biaya rumah tangganya selama beberapa bulan ke depan.
Tujuannya adalah untuk meringankan bukan untuk mencukupi kalau mencukupi tentu tidak akan tercukupi, supaya apa, bisa melahirkan pemimpin-pemimpin di masa depan yang berkualitas, yang berpendidikan baik, sehingga kita sebagai orang tua tidak ada lagi mempunyai alasan untuk tidak menyekolahkan anaknya dengan alasan tidak ada biaya.
pemerintah harinini telah mengakomodir dan membantu masyarakat terkaitnya dan program ini adalah, kali tahun ketiganya semenjak periode bapak Khairunas dan bapak Yulian Efi tahun pertama.
SMK merupakan sebuah sekolah kejuruan kami dari DPRD Solok Selatan mengajak semua anak anak tamatan SMK harus memiliki dedikasi sendiri dibandingkan sekolah umum lainnya.
Kita harus komunikasikan dan harus kita memulai dari sekarang.
Sementara itu Bupati Solok Selatan Khairunas. dalam. arahanya mengatakan, bantuan demi bantuan sudah sering disalurkan kepada masyarakat kita di Solok Selatan, artinya apapun keluhan masyarakat, pemerintah ada berada ditengah tengah masyarakat.
Dengan masyarakat terutama keluarga penerima manfaat atau disebut KPM, berdasarkan undang-undang Nomor 18 tahun 2012 tentang pangan di mana pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang saling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin di dalam undang-undang negara Republik Indonesia tahun 1945.
Sebagai komponen dasar untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas di samping itu negara atau pemerintah dan pemerintah daerah berkewajiban mewujudkan ketersediaan keterjangkauan dan pemenuhan konsumsi pangan dan cukup aman bermutu dan bergizi dan seimbang baik pada tingkat nasional maupun di daerah, hingga perseorangan secara merata itu wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Hanya waktu dengan memanfaatkan sumber daya kelembagaan dan budaya lokal kita bapak ibu saudara sekalian yang saya hormati pada hari ini bantuan sosial bakso cadangan berat pemerintah ini merupakan program nasional yang dilakukan sesuai dengan instruksi bapak presidennya republik Indonesia Joko Widodo.
Guna memenuhi kebutuhan pangan khusus berat sebagai bentuk antisipasi dampak kemarau yang mengakibatkan gagal panen sekaligus di dalam rangka pengendalian inflasi mengurangi beban penerima bantuan lapangan, menangani perlawanan atau kemungkinan dan juga stunting dan juga serta gizi buruk yang ada di Kabupaten Solok Selatan, dalam penyaluran cadangan beras. (Abg)
Komentar