200 Polisi Dikerahkan Evakuasi Korban Banjir di Kota Padang -->

Iklan Atas

200 Polisi Dikerahkan Evakuasi Korban Banjir di Kota Padang

Jumat, 08 Maret 2024

.

Padang - Sebanyak 200 personel dari Polresta Padang, Sumatera Barat, telah dikerahkan dari berbagai satuan untuk membantu dalam upaya evakuasi korban banjir yang melanda kota tersebut sejak Kamis (7/3/2024).


Kapolresta Padang, Kombes Ferry Harahap, menyatakan bahwa pihaknya telah mengoperasikan perahu karet, baju pelampung, serta peralatan lainnya guna memudahkan proses evakuasi. "Tim SAR dari Brimob juga turut serta dalam upaya evakuasi warga," ungkapnya.


Sementara itu, dampak banjir di Padang terus meluas, dengan sejumlah rumah terancam hanyut terbawa arus.


Hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai korban jiwa akibat bencana tersebut. Tim evakuasi terus fokus di beberapa titik yang terdampak parah, termasuk Dadok Tunggul Hitam di Kecamatan Koto Tangah, serta titik-titik lainnya.


Wakil Wali Kota Padang, Ekos Albar, menyatakan bahwa pemerintah daerah telah melakukan peninjauan di sejumlah wilayah yang terdampak banjir, seperti Banuaran di Kecamatan Lubek Begalung dan Koto Tangah.


"Hingga saat ini, Pemkot Padang bersama forkopimda masih dapat mengatasi dan menanggulangi banjir," katanya.


Mengingat curah hujan yang masih tinggi, Ekos mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tenang. Dia menyarankan warga yang membutuhkan bantuan evakuasi untuk menghubungi Padang Command Center di nomor 112 atau meminta bantuan kepada RT/RW terdekat.


Selain itu, ia juga mengingatkan aparat keamanan untuk mewaspadai kemungkinan adanya pihak yang memanfaatkan situasi bencana untuk melakukan tindakan kriminal seperti pencurian.


Diketahui, hujan deras yang mengguyur Kota Padang juga menyebabkan beberapa pohon tumbang di sepanjang Jalan Raya Padang-Painan, serta terjadinya bencana longsor yang menghambat akses jalan di Lubuk Paraku. (ab)