Curah Tinggi 126 KK Terendam Banjir di Nagari Sikucur, Padang Pariaman -->

Iklan Atas

Curah Tinggi 126 KK Terendam Banjir di Nagari Sikucur, Padang Pariaman

Jumat, 08 Maret 2024
Wali Nagari Sikucur, Asrul Khairi. (Dok)


Padang Pariaman
- Hujan lebat dengan intensitas tinggi mengguyur Padang Pariaman dan sekitarnya sejak siang Kamis (7/03/2024) hingga malam menyebabkan sungai Batang Dareh meluap dan merendam puluhan rumah warga di Sikucur, V Koto Kampung Dalam. 


Wali Nagari Sikucur, Asrul Khairi  membenarkan bahwa telah terjadi banjir meluapnya sungai Batang Dareh sehingga merendam 54 rumah warga dengan 72 Kepala Keluarga (KK) 


Banjir yang disebabkan meluapnya sungai  Batang Dareh sekira pukul 20.40 Wib dan merendam rumah warga hingga setinggi pinggang orang dewasa, air juga menggenangi rumah penduduk.


Asrul Khairi kembali menguraikan, untuk titik lokasi banjir lainya terjadi di Korong Lansano,  jumlah rumah warga yang terendam banjir 32 dengan 54 kepala keluarga. Kondisinya rumah terendam banjir, ketinggian air selutut orang dewasa. 


Akibat kejadian ini, pihak Nagari bersama pemuda dan tokoh masyarakat bahu membahu dalam melakukan evakuasi warga secara mandiri tanpa bantuan dari pihak BPBD Padang Pariaman. 


Asrul Khairi selaku Wali Nagari Sikucur, berharap ada bantuan tenaga dari BPBD untuk evakuasi warga yang terkena banjir serta bantuan makan siap saji serta perlengkapan. 


Dari pantauan media fajarsumbar sampai saat ini dinihari Jum'at (8/03/2024) pukul 03.24 Wib di Kota Pariaman dan Padang Pariaman masih diguyur hujan dengan intensitas masih tinggi. 


Informasi yang didapat melalui media WhatsApp dan media sosial sampai dinihari Jum'at (8/03/2024) ada beberapa titik banjir dan longsor. Diketahui, Nagari Kudu Ganting Barat, Kecamatan V Koto timur terjadi longsor rumah warga milik alizar.


Kondisi dapur dan samping rumah serta 4 motor tertimbun tanah. Sementara itu, di Korong Talau jalan, tidak bisa dilalui kendaraan, karena ada pohon pinang dan kayu lainnya serta material longsor tergeletak di badan jalan.

Sementara itu, Di Nagari Kampung Galapung, Kecamatan Ulakan Tapakis, Padang Pariaman Batang Ulakan meluap hingga saat ini menurut laporan warga setempat Dendi debit air sangat luar biasa dari tahun sebelumnya. (Heri)