Ini Daerah Terparah Banjir di Kota Padang, Banuaran Salah Satunya -->

Iklan Atas

Ini Daerah Terparah Banjir di Kota Padang, Banuaran Salah Satunya

Sabtu, 09 Maret 2024
Petugas memopong lansia akibat banjir di Kota Padang. (dok. antara)


Padang - Dampak banjir yang melanda Kota Padang sejak Kamis, 7 Maret, hingga Jumat, 8 Maret 2024, sangat dirasakan warga Kota Padang. Banjir karena tingginya curah hujan, tatusan rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai lebih dari dua meter lebih. 


Berdasarkan laporan terbaru, tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir ini. Tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bekerjasama dalam mengevakuasi para korban banjir menggunakan perahu karet, baju pelampung, dan alat bantu lainnya. 


Selain menyebabkan banjir, hujan deras yang melanda Kota Padang juga mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan longsor. Pada Kamis sore, terjadi tumbangnya pohon di Jalan Raya Padang-Painan yang sempat menghambat lalu lintas. Sementara itu, terjadi longsor yang membatasi akses jalan di Lubuk Paraku.


Adapun lokasi-lokasi yang terdampak banjir di Kota Padang antara lain di Kecamatan Lubuk Begalung, Kecamatan Limau Manis Selatan, dan Kelurahan Banuaran. Banjir yang parah di daerah Banuaran, Dodok Tunggul Hitam, serta beberapa titik lainnya.


Air masuk ke dalam rumahnya dengan sangat cepat hingga mencapai ketinggian dua meter lebih. Tidak ada barang atau peralatan elektronik yang bisa diselamatkan. Hingga pagi harinya, air di rumahnya masih belum surut. Warga masih ada yang mengunsi ke tempat keluarga.


Di sisi lain, BPBD Kota Padang melaporkan bahwa mereka telah mengevakuasi 75 warga di Jalan Gajah Mada Dalam, Kelurahan Alai Parak Kopi, sejak dini hari Jumat. Korban yang dievakuasi terdiri dari anak-anak, perempuan, lansia, dan pria dewasa.


Wakil Wali Kota Padang, Ekos Albar, menyatakan pada Kamis malam bahwa pemerintah daerah masih mampu mengatasi bencana banjir tersebut. Dia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada tanpa perlu panik. 


Banuaran Salah satu terparah

Sementara itu, Kelurahan Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung salah satu daerah terparah akibat banjir. Sedikitnya 40 rumah terdampak banjir.  "Iya ada sekitar 40 rumah yang terendam karena banjir tersebut," ujar Camat Lubuk Begalung Andi Amir 


Saat banjir warga yang terdampak banjir tersebut sudah diungsikan ke tempat yang aman. "Mereka ada yang diungsikan ke masjid, kantor lurah, dan tempat yang aman lainnya. Ada sekitar 80 KK yang terdampak dari banjir tersebut," ujarnya. 


Sejumlah pihak sedang bekerja untuk membantu warga yang terjebak banjir tersebut. "Tim sudah bergerak membantu warga dengan menggunakan perahu karet. Untuk makanan sendiri sudah datang," pungkasnya.(ab)