Misteri Hilangnya Pesawat MH370, Kini Sudah Dekati 10 Tahun -->

Iklan Atas

Misteri Hilangnya Pesawat MH370, Kini Sudah Dekati 10 Tahun

Kamis, 07 Maret 2024

Puing pesawat MH370 


Jakarta - Pada tanggal 8 Maret 2014, pesawat Malaysia Airlines MH370 mengalami hilangnya sinyal radar sekitar 40 menit setelah lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur menuju Beijing, China. Saat kejadian tengah malam tersebut, pesawat Boeing 777-200ER membawa 239 penumpang dan awak.


Hingga saat ini, pesawat tersebut belum berhasil ditemukan. Pemerintah Malaysia menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan pencarian pesawat Malaysia Airlines Penerbangan MH370 yang menghilang hampir 10 tahun yang lalu, dengan potensi kerja sama bersama perusahaan eksplorasi laut Amerika Serikat.


Berdasarkan informasi yang dikutip dari Okezone, pencarian yang dipimpin oleh Australia telah berlangsung selama hampir tiga tahun dan menghabiskan dana sekitar USD200 juta (Rp3 triliun) untuk menjelajahi area seluas 120.000 kilometer persegi di salah satu lautan terbesar di dunia. Pencarian tersebut diumumkan berakhir pada Januari 2017 tanpa adanya temuan puing-puing yang signifikan.


Pada Januari 2018, perusahaan Ocean Infinity mengambil alih operasi pencarian tanpa biaya. Meskipun menyisir area seluas 112.000 kilometer persegi, tidak ada temuan yang dihasilkan hingga kontraknya berakhir pada Mei.


Dalam laporan tahun 2014, peneliti senior studi maritim di Royal United Services Institute (Rusi), Peter Roberts, menyatakan bahwa biaya pencarian MH370 cukup tinggi, mencapai antara USD33 hingga USD42 juta. Sebagian besar biaya tersebut ditanggung oleh negara-negara yang memberikan bantuan, seperti Australia yang mengerahkan kapal angkatan laut, HMAS Success, dengan biaya operasional mencapai AUD550.000 per hari. Hingga saat itu, biaya operasional kapal tersebut telah mencapai USD7,7 juta. Ini hanya satu dari beberapa kapal yang dikerahkan, seperti HMAS Toowoomba, yang membutuhkan biaya operasional AUD380.000 per hari.(BY)