Upaya Sukses Kota Padang dalam Pengelolaan Sampah, Berkat Keberhasilan Bank Sampah -->

Iklan Atas

Upaya Sukses Kota Padang dalam Pengelolaan Sampah, Berkat Keberhasilan Bank Sampah

Rabu, 06 Maret 2024

Tumpukan sampah yang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Dingin, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (14/1/2023). 

Padang– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Sumatera Barat, mengakui bahwa konsep bank sampah telah membuktikan efektivitasnya dalam mengurangi jumlah sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) hingga 21 persen setiap tahun.


Fuad Syukri, Kepala Bidang Program Pengembangan Komunikasi dan Kemitraan Lingkungan DLH Kota Padang, menyampaikan bahwa setiap harinya sekitar 640 ton sampah berakhir di TPA Kota Padang. Namun, dengan adanya bank sampah, 21 persen dari jumlah tersebut berhasil diurangi per tahun.


Dalam rangka pencapaian target jangka panjang, pemerintah setempat berambisi mengurangi volume sampah yang menuju TPA sebesar 50 persen pada tahun 2045. Untuk mencapai tujuan ini, masyarakat diundang untuk mengoptimalkan peran bank sampah.


Tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, keberadaan bank sampah juga memberikan keuntungan kepada nasabah yang menabung di sana, yaitu berupa tabungan emas.


Pentingnya pengelolaan sampah yang baik juga diutarakan Fuad, yang menjelaskan bahaya dari sampah yang tidak dikelola dengan baik, termasuk dampak kesehatan, pencemaran lingkungan, dan potensi letusan akibat gas metana.


Sementara itu, PT Pegadaian turut serta dalam upaya pengelolaan sampah dengan membantu pemerintah melalui pembinaan 200 bank sampah yang tergabung dalam Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (Fosepsi).


Merry A Surya, Kepala Departemen Komunikasi dan Literasi Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT Pegadaian, mengungkapkan bahwa masyarakat yang menyetorkan sampah ke bank sampah binaan PT Pegadaian dapat mengonversi hasilnya menjadi emas. Selain berkontribusi dalam pelestarian lingkungan, hal ini juga memberikan dukungan ekonomi bagi masyarakat.(des)