Kisah Inspiratif Dato Sri Tahir, Kunci Sukses dalam Kehidupan yang Disiplin -->

Iklan Atas

Kisah Inspiratif Dato Sri Tahir, Kunci Sukses dalam Kehidupan yang Disiplin

Selasa, 23 April 2024

Orang terkaya RI


Jakarta – Banyak dari kita pasti memiliki impian untuk mencapai kesuksesan finansial, dan Dato Sri Tahir adalah contoh nyata bahwa disiplin hidup memainkan peran kunci dalam mewujudkan impian tersebut.


Tahir, pendiri grup Mayapada dan salah satu orang terkaya di Indonesia, memiliki beragam bisnis mulai dari stasiun televisi hingga rumah sakit. Selain sebagai pengusaha sukses, dia juga merupakan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).


Tahir berbagi bahwa kebiasaan tidur awal dan bangun pagi adalah bagian dari rutinitas harian yang tidak pernah ia tinggalkan. Setiap pagi, setelah bangun, ia menghabiskan waktu untuk sarapan sambil membaca koran. Kemudian, ia melanjutkan harinya dengan membaca artikel-artikel untuk meningkatkan pengetahuannya.


"Di Jakarta, saya bangun jam 05:30. Saya membaca sekitar tujuh koran dan sudah sarapan pada pukul 05:30. Kemudian, saya melanjutkan dengan membaca berita dan artikel untuk memperluas pengetahuan saya tentang berbagai hal, termasuk situasi Ukraina-Rusia, hubungan Tiongkok-Amerika, serta dampaknya pada Indonesia," ujarnya seperti yang dikutip dari YouTube kampus Petra.


"Tak lama setelah itu, sekitar setengah jam hingga satu jam, saya mulai memeriksa jadwal pertemuan saya. Saya mempersiapkan diri untuk pertemuan dengan berbagai orang, merencanakan strategi untuk menghadapi setiap situasi. Saya hidup dengan disiplin yang sangat ketat," tambahnya.


Tahir menekankan pentingnya memanfaatkan siang hari sepenuhnya untuk bekerja, sambil menjaga waktu makan malam bersama keluarga sebagai prioritas utama yang tak boleh terlewatkan.


"Saya tidak menghabiskan malam untuk kegiatan lain selain bekerja. Saya memiliki koleksi anggur, tapi saya tidak minumnya. Saya hanya mengoleksinya untuk kesenangan. Saya tidak ingin berbicara tentang bisnis di malam hari. Saya pulang untuk makan malam bersama istri dan anak-anak. Saya menonton TV selama 1-2 jam, kemudian tidur awal sekitar pukul 20.30 atau 21.00," ungkapnya.


Meskipun menjalani gaya hidup yang sederhana, Tahir merasa memiliki tanggung jawab besar. Di tengah kesibukannya, ia tetap memperhatikan perkembangan anak-anak, cucu-cucu, dan anggota keluarganya.


"Saya telah mendampingi anak-anak saya, dan sekarang saya mulai memperhatikan pertumbuhan cucu-cucu saya. Saya bersyukur melihat beberapa cucu saya telah lulus dengan gelar sarjana dari universitas-universitas terkemuka dunia seperti Imperial College London dan Stanford University. Melihat mereka tumbuh dan berkembang merupakan bukti dari disiplin dan tanggung jawab yang saya miliki!" tuturnya.(BY)