Kunjungi IPA Gunung Pangilun, Direktur Kementerian PUPR Dukung Pelayanan Air Minum Kota Padang -->

Iklan Atas

Kunjungi IPA Gunung Pangilun, Direktur Kementerian PUPR Dukung Pelayanan Air Minum Kota Padang

Jumat, 19 April 2024

.

Padang -  Direktur Air Minum Kementerian PUPR, Ir. Anang Muchlis, Sp. PSDA, melakukan kunjungan kerja ke Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) Gunung Pangilun di Kota Padang. Tujuan kunjungan ini adalah untuk mengevaluasi kondisi instalasi tersebut terkait usulan rehabilitasi pasca gempa tahun 2009. Hadir dalam kunjungan tersebut adalah Maria Doeni Isa, ST, MM, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Sumatera Barat.


Ir. Anang Muchlis dan rombongan diterima oleh Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, S. Sos, MM, serta tim di IPA Gunung Pangilun. Sebelumnya, mereka telah melakukan Rapat Koordinasi di Kantor BPPW Provinsi Sumatera Barat terkait pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).


Sebagai penyuplai utama air bersih untuk kawasan Pusat Kota Padang, IPA Gunung Pangilun memiliki kapasitas 500 liter per detik. Namun, dampak dari gempa tahun 2009 menyebabkan kerusakan serius pada infrastruktur IPA ini, yang belum dapat diperbaiki secara optimal, berdampak pada sekitar 39 ribu pelanggan. Harapannya, kunjungan ini akan mempercepat proses rehabilitasi yang telah diusulkan.


Selain itu, Perumda Air Minum Kota Padang juga mengajukan permintaan perkuatan untuk meningkatkan kapasitas Water Treatment Plant (WTP) di daerah Utara Kota Padang, termasuk Taban 3. Ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan masyarakat Kota Padang, terutama di kecamatan Koto Tangah.


Selama kunjungan, Direktur Air Minum Kementerian PUPR beserta tim juga melakukan peninjauan langsung ke area IPA Gunung Pangilun. Mereka meninjau ruang pengolahan, accelator, ruang genset, dan ruang pengoperasian SCADA. Selain itu, mereka juga melihat perbandingan kualitas air sebelum dan sesudah melalui proses filtrasi, lengkap dengan sampel air baku dan air yang sudah siap didistribusikan. (*)