Quartararo Tetap Setia dengan Yamaha, Alasan di Balik Keputusannya -->

Iklan Atas

Quartararo Tetap Setia dengan Yamaha, Alasan di Balik Keputusannya

Sabtu, 20 April 2024

Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo.


LESMO – Keputusan Fabio Quartararo untuk tetap bersama tim Monster Energy Yamaha mengejutkan banyak pihak. Pada awalnya, Quartararo berencana untuk meninggalkan tim tersebut di akhir MotoGP 2024, namun perpindahan Marc Marquez dari Repsol Honda ke Gresini Ducati mengubah situasi secara keseluruhan.


Meskipun perpindahan Marquez tidak langsung memengaruhi Quartararo, Yamaha sadar bahwa pembalap sekaliber Marquez bisa pindah karena performa motor yang kurang kompetitif.


Oleh karena itu, Yamaha seolah tersentak dan bergerak cepat untuk memperbaiki motor mereka. Keputusan Yamaha untuk bangkit menjadi faktor yang mendorong Quartararo untuk memilih bertahan di tim asal Jepang tersebut.


Fabio Quartararo, yang dikenal dengan julukan El Diablo, telah mantap untuk tetap bersama Yamaha hingga 2026 meskipun performa motor YZR-M1 belum menunjukkan peningkatan. Awalnya, banyak yang mengira bahwa pembalap asal Prancis itu akan meninggalkan Yamaha seperti yang dilakukan Marquez dengan Honda karena performa yang buruk.


Namun, bagi Quartararo, perpindahan Marquez dari Honda ke Gresini membuka mata banyak orang di Yamaha. Dia juga semakin menyadari pentingnya loyalitas. Juara MotoGP 2021 ini bertekad untuk membantu tim asal Jepang tersebut bangkit dari keterpurukan.


"Kami telah mencapai titik terendah dalam dua tahun terakhir. Saya pikir kepergian Márquez dari Honda ke Ducati menyadarkan banyak orang di Yamaha," kata Quartararo, seperti dilansir dari Motosan, Sabtu (20/4/2024).


"Mereka telah merekrut banyak insinyur baru, dan banyak perubahan telah terjadi di Italia. Kecepatan penggantian suku cadang telah berubah total. Saya pikir sangat menarik bagi saya untuk tetap bersama Yamaha," tambahnya.


Quartararo mengakui bahwa beberapa bulan lalu, dia hampir memutuskan untuk meninggalkan Yamaha meskipun tidak menyebutkan tim mana yang akan dia tuju, banyak rumor yang mengaitkannya dengan Aprilia.


"Bahkan beberapa bulan lalu, saya hampir benar-benar ingin pergi ke tim lain," kata Quartararo.


Namun, dia menahan diri. Quartararo menjelaskan bahwa Yamaha saat ini sangat serius dalam menciptakan motor yang lebih kompetitif untuknya. Meskipun hasilnya tidak akan dirasakan pada musim ini, dia yakin bahwa Yamaha akan kembali menjadi pesaing yang tangguh dalam beberapa tahun ke depan.


"Yamaha telah menginvestasikan sejumlah besar uang untuk membuat motor yang lebih baik. Saya pikir ini adalah merek satu-satunya yang menginvestasikan begitu banyak dalam proyek ini. Kita akan melihat beberapa perbaikan tahun ini," ujarnya.


"Saya pikir musim ini akan menjadi sangat sulit. Kami akan berjuang untuk mencapai podium, tetapi saya yakin pekerjaan yang kami lakukan sekarang akan sangat penting untuk dua tahun ke depan," tambah Quartararo.


Untuk diketahui, Quartararo belum mampu mencapai hasil terbaiknya dalam tiga seri balapan yang telah berlangsung. Dia finis di posisi 11 di MotoGP Qatar, di posisi tujuh di Portugal, dan terakhir finis di posisi 12 di MotoGP Amerika Serikat. Serangkaian hasil tersebut membuatnya saat ini menempati posisi 12 dalam klasemen sementara.(BY)