Basuki Hadimuljono, IRR 12% Menarik Investor untuk IKN Nusantara -->

Iklan Atas

Basuki Hadimuljono, IRR 12% Menarik Investor untuk IKN Nusantara

Sabtu, 22 Juni 2024

Pak Bas Bakal Tawarkan IRR ke Investor IKN.


Jakarta - Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) telah menetapkan tingkat imbal hasil investasi atau Internal Rate of Return (IRR) sebesar 12% bagi para pelaku usaha yang berinvestasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.


Pelaksana Tugas Kepala OIK, Basuki Hadimuljono, menjelaskan bahwa angka tersebut dianggap realistis untuk menarik minat investasi, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk terlibat dalam pembangunan IKN.


"Sebuah IRR di atas 12% pasti menarik bagi investor, baik dari dalam maupun luar negeri," ujar Basuki di Kementerian PUPR, Jumat (21/6/2024).


Menurutnya, jika tingkat IRR yang ditawarkan pemerintah berada di bawah 11%, mungkin masih memerlukan dukungan konstruksi dari pemerintah, seperti insentif dan pembebasan lahan. Namun, dengan tingkat IRR di atas 12%, investasi dapat dilakukan secara langsung.


"Berdasarkan pengalaman kami di Kementerian PUPR, tingkat IRR di bawah 11% masih membutuhkan dukungan konstruksi. Namun, dengan tingkat di atas 12%, investasi bisa dilakukan secara langsung," tambahnya.


Pemerintah menargetkan bahwa pembangunan IKN tidak akan membebani APBN atau ruang fiskal yang ada, dengan pendanaan utama berasal dari investor dan badan usaha.


Hingga saat ini, OIKN mencatat bahwa total dana investasi sebesar Rp51,35 triliun telah masuk ke IKN untuk membangun berbagai fasilitas kota. Nilai ini merupakan akumulasi dari tahap groundbreaking mulai dari tahap I hingga tahap VI.


"Saat ini, kami sedang mengkaji beberapa minat investor baru untuk proyek ini, yang sedang dibahas oleh Deputi Investasi IKN," tutup Basuki.(BY)