Dispar Sumbar Optimis Pariwisata Kembali Bangkit Pascabencana -->

Iklan Atas

Dispar Sumbar Optimis Pariwisata Kembali Bangkit Pascabencana

Sabtu, 22 Juni 2024

 

Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Luhur Budianda memaparkan kondisi wisatawa Sumbar pascabencana, Jumat (21/6/2024).


Padang, fajarsumbar.com - Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Luhur Budianda, mengajak media untuk menyebarkan berita positif dalam upaya membangkitkan kembali pariwisata Sumbar setelah bencana lahar dingin dan galodo yang melanda beberapa kabupaten beberapa waktu lalu.


Dalam jumpa pers yang berlangsung di aula Dinas Komunikasi dan Informatika, Jumat (21/6/2024), Luhur menegaskan pentingnya peran media dalam memperbaiki citra pariwisata Sumbar yang terdampak bencana. 


Jumpa pers itu dipandu oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Sumatera Barat, Siti Aisyah. Terlihat hadir pada kesempatan itu dari Dinas Pendidikan Sumbar, Dinas Perhubungan, BPBD, Astindo, PHRI dan lainnya.


"Kami berharap media bisa membantu menyebarkan berita-berita positif yang bisa membangkitkan semangat masyarakat dan wisatawan untuk kembali mengunjungi Sumatera Barat," ujar Luhur Budianda.


Luhur juga menjelaskan berbagai upaya yang sedang dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumbar. "Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana ini agar kunjungan wisata ke Sumbar kembali normal seperti semula. Kami optimis pariwisata Sumbar akan segera bangkit kembali," tambahnya.


Tingkat kunjungan wisatawan ke Sumbar menurun tajam setelah terjadinya bencana lahar dingin dari Gunung Marapi dan Singgalang serta galodo pada Sabtu, 11 Mei 2024. Bencana alam ini merenggut puluhan nyawa di Tanah Datar dan Kabupaten Agam, serta berdampak pada penurunan tingkat kunjungan wisatawan ke Sumbar.


Untuk mengatasi situasi ini, Dispar Sumbar telah merancang berbagai program promosi pariwisata yang inovatif, termasuk enam langkah strategis untuk menggaet wisatawan domestik dan mancanegara:


- Konferensi Pers: Menyampaikan informasi terkini mengenai kebencanaan dan langkah-langkah pemulihan pariwisata Sumbar yang difasilitasi oleh Dinas Kominfo Sumbar.


- Pola Perjalanan Wisata: Menyusun travel pattern sementara "Wisata Aman dan Nyaman di Sumbar" yang memuat destinasi yang tidak terdampak bencana.


- Promosi: Melakukan promosi ke pasar potensial seperti Provinsi Riau, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Malaysia, dan lainnya melalui berbagai media


- Paket Wisata Menarik: Mengimbau asosiasi industri pariwisata untuk menyiapkan paket-paket menarik guna menarik minat wisatawan.


- Pengawasan Transportasi: Meminta Dinas Perhubungan Sumbar untuk mengawasi kelaikan bus pariwisata dan sopir serta melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota di Sumbar.


- Partisipasi Masyarakat: Mengajak seluruh masyarakat Sumbar untuk bergandengan tangan dalam upaya pemulihan pariwisata.


"Mari kita bersama-sama bergandengan tangan untuk memulihkan pariwisata Sumbar. Dengan semangat gotong royong, kita pasti bisa melewati masa sulit ini dan bangkit lebih kuat," ajaknya.


Dengan dukungan penuh dari media dan partisipasi aktif masyarakat, Dispar Sumbar yakin bahwa pariwisata Sumatera Barat akan kembali pulih dan bahkan lebih maju dari sebelumnya.(Ab)