OceanX dan Kemenko Marves Teliti Potensi Gempa Megathrust di Indonesia -->

Iklan Atas

OceanX dan Kemenko Marves Teliti Potensi Gempa Megathrust di Indonesia

Selasa, 25 Juni 2024

ilustrasi



Padang – Aniza Suspita, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Deputi (Sesdep) Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), mengungkapkan bahwa peneliti dari OceanX yang terlibat dalam 'Misi Indonesia 2024' sedang melakukan studi terhadap patahan megathrust sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.


Menurut Aniza, penelitian telah dilakukan namun hasilnya belum dapat diumumkan karena merupakan wewenang Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), seperti yang disampaikannya pada Senin (24/6/2024) siang.


Kemenko Marves memberikan fasilitasi untuk penelitian ini, yang dilakukan oleh OceanX bekerja sama dengan BRIN.


Studi mengenai megathrust bertujuan untuk mempersiapkan langkah-langkah mitigasi dalam menghadapi bencana alam, terutama gempa bumi dan tsunami.


“Penelitian ini penting untuk mengidentifikasi potensi titik-titik gempa bumi di Indonesia, mengingat Indonesia terletak di kawasan cincin api,” jelasnya.


Hingga saat ini, tim peneliti telah mengumpulkan sejumlah dokumentasi berupa foto dan data terkait patahan megathrust. Namun, studi mendalam masih memerlukan waktu karena peneliti OceanX masih terus mengambil sampel setiap harinya.


Misi Indonesia 2024 merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk mengeksplorasi perairan di Asia Tenggara dan meningkatkan pemahaman global tentang keanekaragaman hayati di kawasan laut yang berpotensi terancam di dunia.


OceanX telah memulai serangkaian ekspedisi penelitian di Indonesia menggunakan kapal OceanXplorer dengan peralatan media tercanggih di dunia. Sebelum Indonesia, fokus OceanX adalah Asia Tenggara dengan titik pertemuan di Singapura pada 8 Maret 2024, dan kini berlanjut di Indonesia dari Batam, Kepulauan Riau pada 8 Mei hingga Bitung, Sulawesi Utara pada 25 Agustus 2024, dengan memanfaatkan teknologi generasi terbaru dalam lima tahap penelitian. (des)