Pertamina Hulu Indonesia Fokus pada Keberlanjutan dan Efisiensi Biaya Produksi -->

Iklan Atas

Pertamina Hulu Indonesia Fokus pada Keberlanjutan dan Efisiensi Biaya Produksi

Minggu, 16 Juni 2024

Target Produksi Minyak


Jakarta - Sunaryanto, Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), menyampaikan strategi-strategi perusahaan untuk mendukung pencapaian target produksi minyak dan gas nasional.


Sunaryanto menyebutkan empat strategi utama yang dijalankan PHI, yaitu melanjutkan program eksplorasi dan pengembangan melalui sinergi antar anak perusahaan PHI, mengoptimalkan pengembangan di area baru, menjaga keandalan fasilitas produksi, serta efisiensi biaya.


Dirut PHI ini juga menguraikan tantangan dalam mengelola kegiatan hulu migas di wilayah operasi Kalimantan, termasuk kondisi lapangan yang sudah matang dan fasilitas yang telah beroperasi lebih dari 50 tahun, serta aspek ekonomi dari aset yang ada.


"Di PHI, kami terus berinovasi dan menerapkan teknologi untuk memastikan keberlanjutan produksi dan mengatasi tantangan bisnis serta operasional, sehingga kami dapat memberikan nilai signifikan bagi semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan masyarakat," kata Anto, sapaan akrab Sunaryanto, dikutip dari Antara, Minggu (16/6/2024).


Anto juga melaporkan bahwa hingga triwulan pertama 2024, PHI-Regional 3 Kalimantan berhasil memproduksi 611,2 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD) dan 61,5 ribu barel minyak per hari (MBOPD).


“Kami terus berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan produksi migas perusahaan yang penting untuk mendukung ketahanan energi nasional,” tambah Anto.


Handri Ramdhani, Senior Manager Relations PHI, menjelaskan bahwa perusahaan bekerja sama dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait untuk menjaga keekonomian dan produktivitas lapangan-lapangan migas.


"Harapan kami, keberadaan perusahaan dapat terus memberikan dampak positif kepada masyarakat serta industri lain, seperti melalui suplai gas ke Pupuk Kaltim, PLN Bontang dan PLN Tanjung Batu, serta jaringan gas Bontang dan Kutai Kartanegara," ungkap Handri.


Pertamina Hulu Indonesia adalah bagian dari Subholding Upstream Pertamina yang mengelola operasi dan bisnis hulu migas sesuai dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di Regional 3 Kalimantan.


Pada tahun 2023, PHI melalui anak perusahaan dan afiliasinya, bekerja sama dengan SKK Migas, mencatat produksi minyak sebesar 62,17 ribu barel per hari dan produksi gas sebesar 710 juta standar kaki kubik gas per hari.


PHI beroperasi di Kalimantan melalui anak perusahaan seperti PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), dan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT), serta beberapa entitas lainnya seperti Pertamina EP Sangatta Field, Sangasanga Field, Tanjung Field, Tarakan Field, dan Bunyu Field.(BY)