Pj Wali Kota Padang Kunjungi Kapal Penelitian OceanXplorer -->

Iklan Atas

Pj Wali Kota Padang Kunjungi Kapal Penelitian OceanXplorer

Senin, 24 Juni 2024

Penjabat Wali Kota (Pj Wako) Padang, Andree Harmadi Algamar meninjau kapal OceanX yang bersandar di Pelabuhan Teluk Bayur, Minggu (23/6/2024) pagi.

Padang – Penjabat Wali Kota (Pj Wako) Padang, Andree Harmadi Algamar, berkesempatan mengunjungi kapal penelitian canggih OceanXplorer milik OceanX yang berlabuh di Pelabuhan Teluk Bayur Padang, Minggu (23/6/2024) pagi.


“Senang sekali bisa diundang untuk mengunjungi Kapal OceanXplorer yang melakukan penelitian bawah laut, pemetaan, serta eksplorasi keanekaragaman hayati laut. Ini sangat bermanfaat bagi pengetahuan kita semua,” ujarnya.


Andree menyatakan bahwa kunjungannya juga memberikan kesempatan untuk menerima informasi penting mengenai hasil penelitian bawah laut dari sejumlah peneliti asing dari OceanX, sebuah organisasi nirlaba eksplorasi laut global.


“Kami mendapatkan data dari para peneliti terkait kekayaan bawah laut, termasuk potensi bencana yang mungkin terjadi di bawah laut. Data ini sangat penting, khususnya bagi kami di Kota Padang,” katanya.


Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Marves, Aniza Suspita, mengungkapkan bahwa Kemenko Marves bersama BRIN Indonesia dan OceanX telah menyelesaikan tahap kedua dari misi eksplorasi ‘Indonesia Mission 2024’.


“Ekspedisi dengan Kapal OceanXplorer ini dimulai sejak 8 Juni 2024 dan saat ini berlabuh di Padang. Setelah ini, ekspedisi akan melanjutkan perjalanan ke beberapa kota dan berakhir di Kota Bitung, Sulawesi Utara pada Agustus 2024,” jelasnya.


Aniza menambahkan bahwa masih banyak potensi bawah laut Indonesia yang perlu dieksplorasi, terutama di laut dalam. Keanekaragaman hayati laut juga masih banyak yang belum diketahui jenis dan manfaatnya.


“Dengan kolaborasi antara peneliti Indonesia dan OceanX, kami berharap bisa mengeksplorasi keanekaragaman hayati laut Indonesia yang belum terungkap. Dengan menjelajahi kedalaman perairan dan membawa kembali data penting, diharapkan berbagai pihak dapat lebih memahami cara melindungi dan melestarikan lautan,” tuturnya.(des)