Bank Nagari Temukan Enam Rekening Terkait Judi Online -->

Iklan Atas

Bank Nagari Temukan Enam Rekening Terkait Judi Online

Senin, 08 Juli 2024
Kantor Bank Nagari Cabang Utama Padang. 


Padang – Pemerintah semakin gencar memberantas judi online dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk sektor perbankan daerah. Bank Nagari pun turut melakukan pengawasan ketat terhadap transaksi yang mencurigakan terkait judi online.


Direktur Kepatuhan Bank Nagari, Sukardi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi enam rekening yang diduga terkait dengan judi online. Informasi ini disampaikan pada 5 Juli 2024, dalam laporan kinerja semester 1 tahun 2024 di Padang.


Menurut Sukardi, laporan tersebut telah disampaikan kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). "Saldo pada rekening-rekening tersebut sudah nol per awal Juli 2024. Sebelumnya, memang banyak transaksi, namun sekarang sudah kosong," ujarnya.


Bank Nagari juga telah menginstruksikan seluruh kantor cabangnya untuk waspada dan melakukan penelusuran terhadap transaksi judi online. "Kami telah tegas mengingatkan seluruh karyawan. Siapa pun yang terbukti terlibat akan diberhentikan," tambahnya.


Ia menegaskan bahwa dampak judi online lebih berbahaya dibandingkan narkoba karena sangat merusak dan mengganggu integritas individu.


Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh jajaran direksi Bank Nagari, termasuk Direktur Utama Gusti Chandra, Direktur Keuangan Roni Edrian, Direktur Operasional Zilfa Efrizon, serta Pjs Komisaris Independen Manar Fuadi dan Edrizanof.


Gusti Chandra, Direktur Utama Bank Nagari, menegaskan bahwa pihaknya selalu mematuhi kebijakan perbankan, termasuk yang berkaitan dengan PPATK. "Kami berkomunikasi intens dengan PPATK melalui teknologi, terutama terkait judi online dan transaksi kejahatan keuangan lainnya," ujarnya.


Dengan teknologi yang semakin canggih, pengawasan terhadap transaksi, termasuk yang berkaitan dengan Pemilu, semakin ditingkatkan. "Kami berharap tidak banyak transaksi judi online yang terdeteksi di Bank Nagari. Mari kita bersama-sama berupaya mengatasi judi online karena dampaknya sangat merugikan," ajaknya.


"Butuh dukungan dan kolaborasi bersama untuk memberantas judi online yang merusak ini," pungkasnya. (des)