Dahler Djamaris Datuak Pangulu Sati Mundur dan Kembalikan Kartu Tanda Anggota PKB -->

Iklan Atas

Dahler Djamaris Datuak Pangulu Sati Mundur dan Kembalikan Kartu Tanda Anggota PKB

Rabu, 03 Juli 2024
Salam komando Ir. H. Dahler Djamaris Datuak Pangulu Sati, M.Sc (topi putih) dan Ketua DPC PKB Sawahlunto Ronny Eka Putra didampingi tim sekretariat, Ketua LKAAM Sawahlunto itu resmi mengundurkan diri dari DPC PKB Kota Sawahlunto sebagai Ketua Dewan Syuro. (foto anton) 


Sawahlunto, fajarsumbar.com - Ir. H. Dahler Djamaris Datuak Pangulu Sati, M.Sc akhirnya mundur dan kembalikan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di kantor Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Sawahlunto dan diterima langsung Ketua DPC PKB Ronny Eka Putra. 


Perihal mundurnya Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Sawahlunto itu, karena ia menganggap tidak adanya komitmen antara dirinya dan DPP PKB. 


"Langkah saya sudah dipatahkan oleh DPP PKB dengan tidak bermusyawarah dan saya menganggap itu tidak bijak. Padahal, saya menganggap PKB ini adalah partai yang didirikan oleh para ulama yang berkharisma, yang berazaskan Ahlussunnah Wal Jamaah, makanya saya bergabung dengan PKB ini. Itulah dasarnya," ungkap Datuak Pangulu Sati di kantor sekretariat PKB jalan Khatib Sulaiman No.KM 8, Desa Kolok Mudik, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto. 


Diungkapkan Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kolok tersebut, ia berpendapat dan membandingkan Ahlussunnah Wal Jamaah dengan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, adalah sebuah kecocokan. 


"Itu bisa matching (cocok-red). Jadi PKB ini bisa sungguh-sungguh tumbuh di Sumatera Barat, di Minangkabau. Tapi, dengan cara seperti ini, saya rasa langkah saya sudah tidak ada, dengan manuver yang tidak bijaklah," ucapnya, Rabu (3/7/2024). 


Sebagai Niniak Mamak di Kota Sawahlunto, Dahler Djamaris Datuak Pangulu Sati juga mencabut berkas dalam pendaftaran calon kepala daerah atau calon wakil kepala daerah di PKB Kota Sawahlunto sekaligus mengundurkan diri dari kepengurusannya DPC PKB Kota Sawahlunto sebagai Ketua Dewan Syuro.  


"Intinya bagi saya saat ini, karena saya melihat azas atau ideologi yang didengung-dengungkan sebagai Ahlussunnah Wal Jamaah, bagi saya jauh panggang dari api dengan manuver yang dilakukan ini. Maka dari itu hikmahnya saya ambil dan saya tidak akan lagi berpartai," pungkasnya. (ton