Mahkamah Agung Peduli Bangun Surau Tigo Batur dan Bantu Biaya Pendidikan Masyarakat Parambahan -->

Iklan Atas

Mahkamah Agung Peduli Bangun Surau Tigo Batur dan Bantu Biaya Pendidikan Masyarakat Parambahan

Minggu, 07 Juli 2024

Ketua Kamar TUN Prof Yulius berfoto bersama anak-anak penerima bantuan biaya pendidikan dari Mahkamah Agung Peduli

 

Tanah Datar, fajarsumbar.com - Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia kembali bantu warga korban banjir bandang di Kabupaten Tanah Datar, dengan membantu biaya pendidikan dan membangun kembali Surau Tigo Batur, yang hanyut di terjang banjir bandang di Nagari Parambahan, Kecamatan Lima Kaum.


Kehadiran rombongan Mahkamah Agung Peduli dipimpin Ketua Kamar Tata Usaha Negara Prof. DR. H. Yulius, SH, MH bersama istri dan para Hakim, Ketua Pengadilan Tinggi Sumbar Ade Komarudin, SH. M.Hum, Ketua PN Batusangkar Liena SH, M.Hum, yang disambut Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi istri, Forkopimda, pimpinan OPD, Camat dan Wali Nagari Parambahan, Mantan Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma dan ratusan masyarakat setempat, Sabtu (6/7/24).


Dikesempatan tersebut, Prof. Yulius sampaikan atas keprihatinan terhadap bencana banjir bandang yang terjadi di Nagari Parambahan, banyak rumah yang hanyut termasuk Surau Tigo Batur tempat beribadah masyarakat. 


"Kami keluarga besar Mahkamah Agung RI turut prihatin atas bencana banjir bandang di Tanah Datar, setelah menerima informasi ada Surau yang hanyut di Nagari Parambahan, Kami berniat untuk membangun kembali dengan biaya yang berasal dari donasi bersama Hakim-Hakim Indonesia dan berkoordinasi dengan pimpinan daerah dan Wali Nagari. Alhamdulillah, hari ini kami hadir untuk meletakkan batu pertama pembangunan kembali Surau ini," ungkapnya.


Prof Yulius tambahkan, pembangunan Surau Tigo Batur ini berdasarkan RAB menghabiskan biaya sekitar Rp 165 juta, ditambah untuk kelengkapan diantaranya karpet, sound system, taman dan lainnya dengan total Rp 200 juta. "Hari ini langsung kami serahkan biaya pembangun Surau Tigo Batua sebesar Rp 200 juta, kepada Wali Nagari untuk langsung dibangun," sampainya.


Selain itu, katanya, MA juga membantu tabungan biaya pendidikan bagi anak korban banjir bandang sekitar 120 orang, masing-masing menerima Rp 1 juta dan ditambah tas sekolah, serta dari Dharmayukti Karini 50 pcs mukenah.


Terakhir, Prof Yulius juga membantu anak korban banjir yang Hafizh yang hafal surat As Sajadah, untuk di berangkatkan umroh dengan keluarga atas nama Ilyas Awalludin siswa kelas 8 MTsN 6 Batusangkar anak dari pasangan Awalludin dan Nuryasni.


Tidak itu saja, MA juga memberikan bantuan uang tunai kepada petani penggarap lahan di Nagari Baringin, Limo Kaum dan Nagari Cubadak yang terdampak bencana banjir bandang. 


Sementara itu, Bupati Eka Putra sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar MA RI dan Hakim Indonesia beserta jajaran, yang sudah membantu warga Tanah Datar korban pasca banjir bandang. 


"Kami pemerintah daerah Tanah Datar sampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuannya. Ini menambah semangat bagi kami. Dengan dibangunnya Surau Tigo Batur, tentunya ini akan menambah semangat warga kami untuk beribadah. InsyaAllah, Surau ini nantinya akan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat untuk shalat berjamaah dan kegiatan keagamaan lainnya," kata Bupati. 


Bupati juga berharap, kepada masyarakat Nagari Parambahan khususnya warga Jorong Tigo Batur, untuk senantiasa meramaikan Surau dengan melakukan sholat berjamaah dan kegiatan keagamaan.


"InsyaAllah dari Surau ini akan melahirkan para hafiz dan hafizah, agar pahalanya terus mengalir kepada yang membantu pembangunan Surau ini dan kepada pemilik lahan yang sudah bersedia menghibahkan tanahnya," tambahnya.


Sebelumnya, Tokoh masyarakat setempat Miswardi Jalinus sampaikan, atas nama seluruh warga Parambahan khususnya Jorong Tigo Batur, mengucapkan terima kasih kepada MA RI yang telah berniat untuk membangun kembali Surau Tigo Batur, yang hanyut akibat banjir bandang beberapa waktu lalu. "Pembangunan Surau ini berada diatas lahan seluas 23 x 15 m² dan lahan ini milik kaum kami, dengan harapan nantinya lahir anak-anak yang hafiz Al-Quran," sampainya.


"Kami masyarakat Parambahan sangat gembira dan terharu MA RI membangun kembali Surau Tigo Batur, yang sebelumnya hanyut terbawa arus galodo yang telah berusia 30 tahun tersebut, semoga semua amal kebaikan dan ibadah kita diterima oleh Allah SWT dan InsyaAllah kami akan memanfaatkan Surau ini dengan sebaik-baiknya," ucapnya. (F12)