![]() |
Pengusaha sukses H Idris saat bersilaturahmi dengan calon gubernur Sumatera Barat nomor urut 1, Buya Mahyeldi di Guguak Cubadak, Desa Bukit Gadang, Senin (30/9/2024). (foto aldevori merianda putra) |
Sawahlunto, fajarsumbar.com - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, 2024, berbagai serangan kampanye hitam mulai merebak.
Kali ini, pasangan calon Walikota Sawahlunto, Riyanda Putra, S.IP - H Jeffry Hibatullah kembali menjadi sasaran isu yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Berbagai rumor yang tidak berdasar dihembuskan untuk merusak reputasi dan elektabilitas pasangan yang sedang naik daun ini.
![]() |
Kebersamaan paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sawahlunto nomor urut 1, Riyanda-Jeffry di Desa Talawi Hilir. (foto aldevori merianda putra) |
Sebelumnya isu yang mencuat adalah klaim bahwa jika pasangan Riyanda-Jeffry terpilih, mereka akan menghapus program BPJS Kesehatan untuk masyarakat kurang mampu. Rumor ini cepat menyebar di kalangan warga, menimbulkan keresahan dan menjadi topik hangat dalam berbagai diskusi.
Namun, Riyanda dan Jeffry dengan tegas membantah tudingan tersebut, menegaskan bahwa program BPJS kesehatan itu merupakan program pemerintah pusat, tentu tidak akan dihilangkan, bahkan akan diperluas nantinya khusus pekerja rentan seperti ojek, buruh harian (tukang, kuli bangunan) akan dicover BPJS-nya .
Tidak hanya itu, lawan politik juga menyebarkan isu terkait H. Idris, mertua dari calon Walikota Riyanda. Isu yang berkembang menyebutkan bahwa H. Idris, yang dikenal sebagai pengusaha sukses dan dermawan di Sawahlunto, akan meninggalkan para tokoh pendukung pasangan Riyanda-Jeffry setelah Pilkada usai.
Antusias warga Desa Rantih saat blusukan paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sawahlunto nomor urut 1, Riyanda-Jeffry. (foto aldevori merianda putra) |
Namun, H. Idris dengan tegas membantah rumor tersebut dalam wawancara khusus dengan fajarsumbar.com, Senin (30/9/2024). "Isu itu sama sekali tidak benar. Saya akan terus mendukung Riyanda - Jeffry, baik selama maupun setelah Pilkada," ujarnya.
Menurutnya, Kebersamaan adalah kunci untuk membangun Sawahlunto yang lebih maju. "Kami tidak akan meninggalkan siapapun," ujar H. Idris, yang juga Komisaris PT AIC Jaya dan PT Miyor.
H. Idris sendiri telah lama dikenal sebagai figur yang sering memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Sawahlunto melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaannya.
![]() |
Warga Desa Sikalang kompak mendukung paslon Riyanda-Jeffry untuk Era Baru Sawahlunto Maju. (foto aldevori merianda putra) |
Selama bertahun-tahun, bantuan CSR tersebut disalurkan secara konsisten, meskipun sebelumnya tidak pernah dipublikasikan secara luas. Namun, karena serangan kampanye hitam ini, komitmen H. Idris justru semakin kuat untuk berperan aktif dalam memajukan kota tambang tersebut.
Bagi masyarakat Sawahlunto, H. Idris adalah sosok yang dihormati karena perannya dalam membantu pemerintah setempat. Sebagai seorang pengusaha yang sudah mapan.
Dia kerap memberikan bantuan, baik dalam bentuk dana maupun fasilitas, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan warga dan mempercepat pembangunan infrastruktur kota. Di tengah berbagai serangan negatif ini, elektabilitas pasangan Riyanda-Jeffry justru semakin menguat.
![]() |
Kunjungan calon gubernur Sumatera Barat nomor urut 1, Buya Mahyeldi dan Calon Wali Kota Sawahlunto nomor urut 1, Riyanda Putra di Desa Batu Tanjung. (foto aldevori merianda putra) |
Menurut sejumlah pengamat politik lokal, serangan kampanye hitam yang dilancarkan terhadap pasangan Riyanda - Jeffry tampaknya tidak mempengaruhi pandangan masyarakat, melainkan semakin meningkatkan simpati publik terhadap pasangan nomor urut 1 tersebut.
"Serangan politik semacam ini sudah sering terjadi dalam setiap momen Pilkada. Namun, masyarakat kita sekarang sudah lebih cerdas dalam memilah informasi. Mereka bisa membedakan mana yang merupakan fitnah dan mana yang fakta," kata salah seorang tokoh masyarakat Sawahlunto H Taufik Syahrial Datuak Rajo Bagompo.
Dalam hal ini, dukungan dari H. Idris menjadi faktor kunci. Sebagai seorang pengusaha yang memiliki jaringan luas, kontribusi CSR dari perusahaannya dinilai dapat membawa perubahan signifikan bagi pembangunan Sawahlunto Maju.
![]() |
H Taufik Syahrial Datuak Rajo Bagompo saat mendampingi paslon Riyanda-Jeffry di Desa Tumpuk Tangah. (foto aldevori merianda putra) |
Bahkan, H. Idris telah menyatakan bahwa setelah Pilkada, ia akan menggandakan kontribusi perusahaannya untuk proyek-proyek strategis yang akan dijalankan oleh pasangan Riyanda-Jeffry.
Menanggapi kampanye hitam tersebut, Riyanda juga memberikan pernyataan tegas. "Kami maju dengan niat baik untuk memajukan Sawahlunto. Segala isu yang disebarkan tidak akan mengubah komitmen kami untuk memberikan yang terbaik bagi warga," ujarnya dalam sebuah acara pertemuan dengan warga.
Strategi kampanye Riyanda-Jeffry terus fokus pada program-program nyata yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Hal ini yang menjadi faktor utama meningkatnya elektabilitas mereka, meski serangan politik terus dilancarkan.
![]() |
Warga Desa Santur hadang hujan deras demi memenangkan pasangan Riyanda-Jeffry untuk Sawahlunto Maju. (foto aldevori merianda putra) |
Dengan dukungan kuat dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh-tokoh berpengaruh seperti H. Idris, pasangan Riyanda-Jeffry diprediksi memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilkada Sawahlunto 2024.
Namun, perjalanan menuju kemenangan tidak akan mudah. Kampanye hitam yang terus digencarkan menjadi tantangan tersendiri, namun pasangan Riyanda-Jeffry tampaknya telah siap menghadapi segala bentuk rintangan dengan kepala tegak dan komitmen yang kuat untuk membawa Era Baru Sawahlunto Maju kedepannya. (ton)