![]() |
| . |
Limapuluh Kota, fajarsumbar.com — Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Nurkhalis Datuk Bijo Dirajo, melaksanakan kegiatan reses di Kantor Walinagari Taeh Bukik, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, pada Jum’at siang, 25 Oktober 2024.
Selama reses, warga menyampaikan berbagai aspirasi, termasuk Walinagari Taeh Bukik, Hardimus, yang mengungkapkan rasa bangga atas perhatian Nurkhalis terhadap sektor pertanian. "Sebagian besar, sekitar 85 persen masyarakat Nagari Taeh Bukik bergantung pada sektor pertanian. Kami sangat membutuhkan peralatan seperti mesin untuk membajak tanah, mesin produksi ubi, dan peralatan lainnya," ungkapnya.
Ketua Karang Taruna setempat, Elit, juga mengusulkan pengembangan Wisata Pralayang di nagari tersebut, yang erat kaitannya dengan kebersihan dan keasrian lingkungan. Dia menekankan pentingnya mengatasi masalah sampah plastik dan mengusulkan pembuatan bank sampah. "Kami membutuhkan alat pengolahan sampah plastik seharga 25 juta rupiah, yang dapat mengubah sampah menjadi balok plastik. Dengan adanya alat ini, kami bisa mengolah sampah plastik dan menciptakan pendapatan bagi nagari," pintanya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Nurkhalis menegaskan pentingnya inovasi dalam pengembangan sektor pertanian. "Produksi pertanian kita masih rendah, dan kita harus mengembangkan potensi pupuk organik di tengah semakin sedikitnya subsidi dari pemerintah," katanya.
Dia menambahkan, kemajuan teknologi pertanian saat ini memberikan banyak peluang untuk meningkatkan hasil panen. "Petani kita perlu memanfaatkan berbagai inovasi dan kreativitas, sesuai dengan karakter dan potensi lahan yang dimiliki," ajaknya.
Nurkhalis juga menjelaskan pentingnya memahami tekstur tanah untuk meningkatkan hasil pertanian. "Tanah yang baik memiliki komposisi seimbang antara pasir, debu, dan liat. Jika tanah mengandung lebih banyak liat, maka semakin baik kemampuannya menahan air dan unsur hara. Kita tidak boleh hanya mengandalkan pupuk jenis tertentu, tetapi juga harus mencari cara lain untuk memaksimalkan potensi lahan kita," tutupnya. (Ab)
Komentar