Anwar, Program GP Sarana Peningkatan Kompetensi dan Kualitas Guru Wujudkan Padang Pariaman Hebat -->

Iklan Atas

Anwar, Program GP Sarana Peningkatan Kompetensi dan Kualitas Guru Wujudkan Padang Pariaman Hebat

Senin, 28 Oktober 2024
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Pariaman Drs.H.Anwar, M.Si (foto.doc.saco)



Padang Pariaman - Program guru penggerak (GP) yang pada hari ini, termasuk program guru penggerak angkatan kedua terakhir tahun  2024. Program ini bertujuan untuk lebih meningkatkan kompetensi dan kualitas guru, khususnya guna mewujudkan Padang Pariaman hebat menuju generasi emas 2045 mendatang. 


Demikian penegasan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Padang Pariaman Drs.H.Anwar, M.Si ketika membuka kegiatan Panen Hasil Belajar Calon Guru Penggerak Angkatan, di Aula Kantor Bupati, Parik Malintang, pada Ahad, 27 Oktober 2024.


Oleh sebab itu, ia berharap agar kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi guru yang belum lulus atau belum berkesempatan mengikuti program guru penggerak ini.


Kata Anwar, Padang Pariaman sampai saat ini telah memiliki 349 GP. Ini termasuk yang terbanyak di Sumatera Barat (Sumbar). Diantara mereka tersebut, sudah ada yang diberi amanah menjadi kepala sekolah. Juga jadi pengawas di berbagai tingkatan pendidikan. 


"Ke depannya untuk menjadi kepala sekolah dan pengawas nantinya akan menggunakan aplikasi, jadi insya Allah proses mutasi, rotasi kepala sekolah atau pengangkatan pengawas itu akan berasal dari kalangan guru penggerak. Tentunya hal ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi seluruh guru yang ada di Padang Pariaman ini," tegasnya. 


Anwar mengimbau Kepala Sekolah agar memotivasi guru-gurunya untuk mengikuti program GP. "Dengan begitu, guru-guru punya kompetensi yang bagus. Kepribadian profesional, sosial maupun pedagogik nya" harap dia. 


Ketua Panitia, Dra.Zamri Marlis melaporkan, kegiatan Lokakarya 7 dan Panen Hasil Belajar yang berlangsung di 2 (dua) tempat. Yakni, SMAN I Nan Sabaris dan Aula Kantor Bupati Padang Pariaman, merupakan kegiatan dari Balai Guru Provinsi Sumatera Barat.


Ia mengakui pihaknya dari jajaran Dinas Pendidikan Padang Pariaman hanya bertugas memfasilitasi tempat. 


"Kegiatan ini dihadiri 154 calon guru penggerak, begitu kepsek dari jajaran sekolah guru penggerak calon guru komunitas belajar, dan pengawas semua jenjang pendidikan. Begitu pula jajaran petugas dari Balai Penggerak dan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Pariaman," terangnya. 


Firmansyah, S.Pd dari Balai Guru Penggerak (BPG) sebagai Penanggung Jawab Program GP angkatan 10 dalam sambutannya menegaskan, kegiatan ini dalam rangka untuk melihat sejauh mana hasil kerja dan pencapaian yang didapat selama ini. 


"Jadi melalui kegiatan ini kita akan melihat apa saja yang didapat dan apa yang telah dikerjakan. Sehingga dengan begitu bisa diketahui sejauh mana hasil yang selama mengikuti Program GP yang telah berlangsung selama enam bulan ini," imbuhnya.-(rsaco).