Puluhan Korban Kebakaran Dahsyat di Wisma Utama Kota Padang Terpaksa Mengungsi

AdSense New

Puluhan Korban Kebakaran Dahsyat di Wisma Utama Kota Padang Terpaksa Mengungsi

Selasa, 29 Oktober 2024
Aparat berjibaku menjinakkan api.


Padang, fajarsumbar.com – Puluhan warga terpaksa mengungsi akibat kebakaran dahsyat melanda kawasan Wisma Utama Tepi Air RT 01 RW 03, Kelurahan Parak Laweh Pulau Aia Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, pada Senin  (28/10/2024) sekitar pukul 21.30 WIB. 


Api yang berkobar hebat menghanguskan 7 unit rumah (bukan 10-- red) semi permanen dan memaksa puluhan warga dari 10 kepala keluarga untuk mengungsi ke tempat kerabat.


Menurut keterangan dari Suardi (60), Ketua RT 01 RW 03 yang menjadi saksi mata, api diduga bermula dari belakang rumah milik seorang warga bernama Silvia. Saksi bersama warga lainnya segera melaporkan kejadian kepada pemilik rumah yang saat itu tengah berada di luar kawasan rumah untuk menyelamatkan barang-barang. Namun, api semakin membesar dan sebagian besar harta benda tak dapat diselamatkan.


Saksi kedua, Nuzurman (55), menyebutkan bahwa kobaran api cepat menjalar ke rumah-rumah sekitar, membakar tujuh rumah semi permanen dalam waktu singkat. Ia segera menghubungi Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mengoordinasikan bantuan pemadam kebakaran dari Kota Padang. Mobil pemadam tiba tak lama setelahnya, dan petugas berupaya keras menaklukkan api yang melalap area seluas sekitar 600 meter persegi.


Api diduga mulai membesar pada pukul 21.30 WIB dan menyebar cepat. Beberapa warga, termasuk tiga korban yang terluka, Silvia, Resti, dan Manda, mendapat perawatan di rumah sakit setempat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp750 juta.


Total tujuh rumah semi permanen terbakar habis, dan sebanyak 50 orang kini terpaksa mengungsi. Warga yang terdampak, sementara waktu, tinggal di rumah kerabat dan tetangga sekitar lokasi kebakaran sambil menunggu bantuan dan penanganan lebih lanjut.


Sekitar pukul 24.00 WIB, petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api setelah melakukan upaya intensif selama lebih dari dua jam. Selain petugas Damkar, beberapa pejabat setempat turut hadir, termasuk Camat Lubuk Begalung, Sekcam Lubeg, Kasi Pemerintahan Kecamatan Lubeg, Kasi Trantib Kecamatan Lubeg, Kelompok Siaga Bencana Kecamatan, Lurah Parak Laweh, Babinsa Parak Laweh, dan Bhabinkamtibmas Parak Laweh.


Pemerintah setempat telah mengerahkan petugas untuk mengamankan lokasi kebakaran dan memberikan bantuan awal bagi korban yang terdampak. Camat Lubeg menyatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan bantuan logistik dan tempat penampungan sementara bagi korban kebakaran di Wisma Utama Tepi Air ini.(ab)