![]() |
. |
Agam, fajarsumbar.com – Warga Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, berharap agar aliran Batang Anak Aia Sipingai segera diperbaiki. Sebelumnya, kawasan ini sempat dilanda air bah yang menyebabkan sekitar 100 hektare sawah terendam, mengakibatkan kerugian besar bagi para petani setempat.
Harapan ini disampaikan saat Anggota DPRD Sumatera Barat, Ridwan Dt. Tambijo, melakukan kunjungan ke lokasi pada Rabu (30/10) untuk meninjau langsung kondisi aliran sungai yang terdampak bencana tersebut. Dalam kesempatan itu, Ridwan menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat dalam menangani permasalahan tersebut.
"Percepatan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kebersamaan dan gotong royong seluruh lapisan masyarakat, termasuk ninik mamak, cadiak pandai, alim ulama, tokoh masyarakat, dan warga lainnya," ujar Ridwan.
Menurut Ridwan, aliran Batang Anak Aia Sipingai bermuara ke Sungai Batang Antokan yang merupakan kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS). Ia berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak BWS untuk mengatasi permasalahan ini.
"Saya akan mengkoordinasikan dengan BWS untuk mempercepat penanganan masalah ini. Semoga bisa segera ada solusi untuk memperbaiki aliran Batang Anak Aia Sipingai," lanjutnya.
Selain itu, Ridwan juga mengusulkan agar langkah penanganan darurat dilakukan dengan segera, salah satunya dengan pembangunan batu baronjong di tepian sungai untuk mengurangi dampak kerusakan. Ia akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas PSDA Sumbar untuk pelaksanaan langkah tersebut.
Arif Rahman, Kasi Kesejahteraan Nagari Manggopoh, juga mengapresiasi kunjungan Ridwan dan berharap bahwa solusi untuk permasalahan ini segera terwujud. "Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. Semoga dengan adanya perhatian dari DPRD Sumbar, perbaikan aliran Batang Anak Aia Sipingai bisa segera direalisasikan," katanya.
Arif menambahkan bahwa lebih dari 100 hektare sawah terdampak bencana air bah tersebut. Ia berharap bahwa perbaikan aliran sungai ini bisa menjadi prioritas bagi pemerintah, baik melalui dana pokok pikiran Ridwan maupun perbaikan yang dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai.
"Semoga perbaikan ini bisa segera terwujud demi kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan sektor pertanian di Nagari Manggopoh," harap Arif.
Warga setempat berharap agar perbaikan aliran sungai ini segera dilaksanakan untuk menghindari kerusakan lebih lanjut serta untuk meningkatkan kesejahteraan mereka yang terdampak bencana.(*)